<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263</id><updated>2012-02-02T06:41:06.228-08:00</updated><category term='Puisi'/><category term='SEDIIIH'/><category term='Opini'/><title type='text'>Juanda Rusli Latief</title><subtitle type='html'>Ketika tubuhku didera rasa malas yang sangat, hingga kaki ku malas untuk bergerak. Otak pun tak mau menggeliat. Harusnya ku cepat tersadar ini serangan musuh terbesarku. Segera pasang kuda-kuda terkokoh menghadangnya. Menyiapkan amunisi terhebat menaklukannya, karena sedikit saja aku terlena ia akan meraja lela........</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>47</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-3950540849478357365</id><published>2012-01-26T08:42:00.000-08:00</published><updated>2012-01-26T08:50:35.781-08:00</updated><title type='text'>Angin Kencang</title><content type='html'>Angin yang bertiup kencang malam ini membuatku tiba-tiba sangat merindukannya. Aku terlempar jauh melampaui waktu, melewati ruang dan batas, menerawang ke alam imaji, hingga ku temui sosok kecilku belasan tahun yang lalu. Sosok penuh keluguan yang hanya mengerti bahwa aku ada dan aku dikelilingi orang-orang yang sangat menyayangiku. Hanya itu yang ku tau.&lt;br /&gt;Angin masih bertiup kencang, seperti ingin menerbangkan atap yang pakunya hampir lepas. Persis suasananya seperti hari ini, ketika angin bertiup sangat kencang, disertai hujan dan suara petir yang menyambar. Aku kecil memeluk erat pinggul Ibu, meronta ingin digendong dengan suara tangis yang memekik. Maka dengan tangan lembut dan hatinya yang penuh cinta Ia menggendongku.&lt;br /&gt;Tergambar dengan jelas sebatang pohon tinggi di samping rumahku kala itu, pohon itu meliuk-liuk lembut seperti mengejekku yang ketakutan setengah mati, karena aku ingat cerita Bapakku bahwa pohon itu bisa saja tumbang dan menimpa rumah kami kala angin kencang bertiup. Maka semakin menjadi-jadi aku menangis, namun Ibu sosok yang penuh cinta tak henti menghiburku sambil mendendangkan lagu-lagu Sholawat. Hingga tak kusadari aku sudah pindah tertidur dalam ayunan.&lt;br /&gt;Angin di kampungku adalah angin yang ganas, yang tak bersahabat dengan petani, karena tak jarang kulihat angin menerbangkan jemuran padi yang terlambat diangkat. Angin di kampungku juga tak ramah dengan tukang cuci, karena ia dengan semaunya membawa hujan tanpa memberikan kesempatan kepada gadis-gadis desa mengangkat jemuran bajunya. Ah, ternyata angin di kampungku kurasa juga nakal pada anak-anak seperti aku ketika itu, karena ia pernah memutuskan tali layanganku.&lt;br /&gt;Tiupan angin yang kian kencang, membuatku makin tersasar ke jauh kenanganku, aku bertemu teman-teman kecilku, yang semuanya lugu-lugu tapi nakalnya minta ampun. Aku bertemu Odi yang tampan tapi di pipinya ada tahi lalat yang lumayan besar, aku bertemu Robin yang berwajah mirip Justien Bieber  dengan rambut agak pirang yang kuduga karena jarang mandi, tak lupa turut hadir di memoriku Yono yang suka menjahiliku.  Ia pernah mengambil kelerengku hingga aku menangis dan mengadu pada Ibu.&lt;br /&gt;Ah, rasanya malam ini aku ingin berterima kasih pada angin, dan pada yang membuatnya bertiup dengan tak nakal lagi seperti dulu ketika membuatku nangis dan merepotkan Ibu, atau ketika ia memutus layanganku. Kali ini ia telah baik padaku karena telah menerbangkanku menuju belasan tahun yang lalu, membuatku menjadi sangat rindu pada Ibu dan pada cinta di rumahku.. I miss You Mom....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-3950540849478357365?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/3950540849478357365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2012/01/angin-kencang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/3950540849478357365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/3950540849478357365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2012/01/angin-kencang.html' title='Angin Kencang'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-8288662208848338616</id><published>2012-01-26T06:34:00.000-08:00</published><updated>2012-01-26T06:37:18.021-08:00</updated><title type='text'>Syeh Dari Sambas Kal-Bar</title><content type='html'>AHMAD KHATIB SAMBAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang ulama Indonesia paling berpengaruh sepanjang abad 19, yang juga pendiri tarekat Qadiriyyah wa Naqshabandiyyah (TQN) yang tersebar luas di Nusantara, terutama di Jawa. Beliau juga dikenal sebagai cendekiawan ulung terutama di bidang ilmu agama, seperti Qur’an, hadits, fiqih, kalam, dan, tentu saja, tasawuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau amat terkenal, namun tidak banyak yang diketahui tentang ulama tersohor ini. Beliau lahir di Sambas, Kalimantan Barat, pada tahun 1805 M (1217 H). Setelah menyelesaikan pendidikan agama tingkat dasar, beliau pergi ke Mekah pada umur 19 tahun untuk memperdalam ilmu, dan beliau menetap di sana hingga akhir hayatnya, yakni saat beliau wafat pada 1872 M (1289 H). Di antara para gurunya adalah Syekh Daud ibn Abd Allah ibn Idris al-Fatani, seorang alim besar dan mursyid tarekat Syattariyah. Syekh al-Fatani inilah yang memperkenalkan Syekh Ahmad Khatib kepada Syekh Syams al-Din, seorang mursyid dari Tarekat Qadiriyyah. Peristiwa agak aneh dan menimbulkan tanda tanya, yakni mengapa Syekh Ahmad Khatib Sambas tidak ikut pada tarekat guru pertamanya itu, padahal pada waktu itu Tarekat Syattariyyah bisa dikatakan cukup dominan dalam penyebarannya hingga akhir abad 19.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Syams al-Din ini amat mempengaruhi kehidupan Syekh Ahmad Khatib Sambas, dan Syekh Ahmad Khatib menjadi muridnya yang terbaik. Kelak Syekh Ahmad Khatib inilah yang menggantikan posisi gtrunya sebagai mursyid Tarekat Qadiriyyah. Tetapi tidak diketahui dengan pasti dari siapa Syekh Ahmad Khatib Sambas menerima ijazah Tarekat Naqsyabandiyyah. Guru-guru lainnya diantaranya adalah Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari (mursyid Tarekat Sammaniyah), Syekh Bisyri al-Jabarti, Sayyid Ahmad al-Marzuqi, Sayyid Abd Allah ibn Muhammad al-Mirghani dan Utsman ibn Hasan al-Dimyati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Ahmad Khatib Sambas adalah mursyid dari dua tarekat, meskipun kemudian dia tidak mengajarkannya secara terpisah, melainkan dikombinasikan. Kombinasi ini bisa dianggap sebagai bentuk tarekat baru yang berbeda dari dua tarekat sumbernya. Karenanya di Indonesia beliau dikenal sebagai pendiri Tarekat Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah. Penyebaran tarekat ini juga dibantu oleh tersebar luasnya kitab karangan beliau, Fath al-Arifin, salah satu karya paling populer untuk praktik sufi di dunia Melayu. Kitab ini menjelaskan unsur-unsur dasar ajaran sufi, seperti baiat, zikir, muraqabah, silsilah (mata rantai spiritual) Tarekat Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerus dan penyebaran tarekat TQN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa hidupnya Syekh Ahmad Khatib Sambas mengangkat banyak khalifah (wakil), namun posisi pewaris utamanya setelah beliau meninggal dipegang oleh Syekh ABD AL-KARIM BANTEN.  Selain Syekh Abdul Karim, dua wakil penting lainnya adalah Syekh Thalhah Kalisapu Cirebon, dan Syekh Ahmad Hasbullah Ibn Muhammad Madura. Pada awalnya semuanya mengakui otoritas Syekh Abdul Karim, namun setelah Syekh Abdul Karim meninggal, tidak ada lagi kepemimpinan pusat, dan karenanya TQN menjadi terbagi dengan otoritas sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Thalhah mengembangkan kemursyidan sendiri di Jawa Barat. Penerusnya yang paling penting adalah Syekh ABDULLAH MUBARROK IBN NUR MUHAMMAD atau “Abah Sepuh” dari Suryalaya dan putranya yang kharismatik Syekh AHMAD SHOHIBUL WAFA’ TAJ AL-ARIFIN. Khalifah lain di Jawa Barat adalah Kyai Falak, yang juga berasal dari Banten, yang mengembangkan TQN di daerah Pagentongan, Bogor Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk daerah Jawa Tengah, penerus TQN yang penting adalah K.H. MUSLIH ABDURRAHMAN (Mbah Muslih), yang menerima ijazah TQN dari K. H. Ibrahim al-Brumbungi, seorang khalifah dari Syekh Abdul Karim, melalui Mbah Abd Rahman Menur. Salah satu murid Kyai Muslih, yakni Kyai Abu Nur Jazuli menyebarkan TQN di Brebes. Murid lainnya, K. H. Durri Nawawi mengajarkan TQN di Kajen, Pati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di Jawa Timur TQN berkembang pesat di Rejoso Jombang, melalui jalur Syekh Ahmad Hasbullah Madura, terutama di pesantren yang didirikan oleh Kyai Romli Tamim, dan kemudian diteruskan oleh Kyai MUSTA’IN ROMLY. Kyai Musta’in ini sangat kharismatik, dan sempat menjadi ketua Jam’iyyah Ahli Thoriqoh al-Mu’tabaroh. Tetapi pada pemilu 1977, karena beliau berafiliasi ke Golkar, maka lembaga ini pecah menjadi dua. Pihak penentang keterlibatan tarekat dalam politik kemudian mendirikan Jam’iyyah Ahli Thoriqoh al-Mu’tabaroh al-Nahdliyyah (JATMAN), sedangkan kubu Kyai Musta’in Romli menambahkan kata Indonesia di belakang nama organisasi itu (JATMI). Salah satu murid kesayangan Kyai Romly Tamim adalah Kyai UTSMAN AL-ISHAQI, yang menyebarkan TQN al-Utsmani di Surabaya. Setelah Kyai Utsman meninggal, kepemimpinannya diteruskan oleh Kyai AHMAD ASRORI AL-ISHAQI (yang meninggal beberapa hari yang lalu – ya Allah sucikanlah sirr beliau). Di bawah kepemimpinan beliau, tarekatnya menyebar luas hingga ke mana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode dan ajaran zikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode zikir tarekat ini menggunakan dua bentuk, zikir keras (jahar) dan diam (khafi). Untuk zikir keras beliau menggunakan teknik zikir dengan membaca laa ilaha illa Allah (kalimat nafy-itsbat) sebagaimana dipraktikkan dalam Tarekat Qadiriyyah. Sedangkan zikir “diam” menggunakan teknik dari Naqsyabandiyyah, yakni menyebut ism al-dzat: Allah. Namun praktik ini sedikit dimodifikasi dengan memasukkan unsur zikir Naqsyabandiyyah, di mana zikir kalimat tahlil itu dilakukan dengan mengacu pada titik-titik latha’if (pl: lathifah) yang ada dalam tubuh manusia sebagaimana diajarkan dalam Tarekat Naqsyabandiyyah. Tetapi dalam perkembangannya, meski prinsip dasarnya sama, namun kaifiyyah dalam beberapa otoritas TQN yang belakangan tampak sedikit berbeda, misalnya kaifiyyat zikir jahr TQN Suryalaya dengan TQN al-Utsmani memiliki sedikit perbedaan dalam penekanan pada hentakan dan tempo zikir, dan juga ada perbedaan dalam zikir khafinya. Demikian pula ada sedikit perbedaan dalam jumlah zikir khafi TQN Suryalaya dengan TQN Mranggen di bawah otoritas Kyai Muslih.. Walau demikian, prinsip dan tujuannya tetaplah sama – variasi itu tidak mengubah substansi dari amalan TQN secara keseluruhan. Berikut sedikit prinsip umum metode zikir TQN – namun penjelasan di bawah lebih didasarkan pada kaifiyyah dari TQN Suryalaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zikir jahar la ilaha illa Allah dilakukan dengan membayangkan semacam garis imajiner yang melewati lathaif. Fungsi “penarikan” garis zikir itu, yakni dari bawah ke atas, lalu ke kanan dan kiri (untuk pemula yang belum berpengalaman dianjurkan dengan menggunakan gerak kepala, sehingga dari luar tampak mereka berzikir dengan menggeleng-gelengkan kepala) adalah agar kekuatan kalimat itu menyentuh titik-titik lthaif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan simbolik dari zikir nafi-itsbat dimaksudkan agar semua lathifah tersebut, yang diyakini merupakan pusat pengendalian nafsu dan kesadaran jiwa dan spiritual, teraliri dan terkena energi dan panas zikir tahlil tersebut. Zikir pada mulanya pelan, dan cenderung lebih panjang tarikan bacaannya, tetapi kemudian temponya dipercepat dan suara makin meninggi, agar tercapai kondisi semacam “ekstase.” Percepatan bacaan ini juga dimaksudkan untuk membentengi pikiran dari “lintasan pikiran” (khatir) yang mengganggu hati, sehingga seluruh konsentrasi tertuju pada Allah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab Fath al-Arifin menggambarkan sepuluh lathifah, lima diantaranya yg utama adalah qalb, ruh, sirr, khafi, dan akhfa, yang dikenal sebagai alam al-amr (alam perintah). Lima lathifah lainnya adalah nafs, plus empat unsur: air, udara, tanah dan api (alam al-khalq).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Naqsybandi dan tarekat cabang-cabangnya, termasuk TQN, ada satu lathaif yang barangkali paling tinggi dan sulit dicapai, yakni kullu jasad. Ini adalah kondisi “tanpa titik” di mana totalitas insan (dimensi ruh, kognitif, dan fisik) telah dawam dalam berzikir dan “menjadi” zikir itu sendiri. Itu adalah saat laya r kesadaran menjadi tanpa tepi dan siap menerima limpahan (faid) ilmu dan rahasia-rahasia ruhani dari Allah.&lt;br /&gt;Sumber: AHMAD KHATIB SAMBAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang ulama Indonesia paling berpengaruh sepanjang abad 19, yang juga pendiri tarekat Qadiriyyah wa Naqshabandiyyah (TQN) yang tersebar luas di Nusantara, terutama di Jawa. Beliau juga dikenal sebagai cendekiawan ulung terutama di bidang ilmu agama, seperti Qur’an, hadits, fiqih, kalam, dan, tentu saja, tasawuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau amat terkenal, namun tidak banyak yang diketahui tentang ulama tersohor ini. Beliau lahir di Sambas, Kalimantan Barat, pada tahun 1805 M (1217 H). Setelah menyelesaikan pendidikan agama tingkat dasar, beliau pergi ke Mekah pada umur 19 tahun untuk memperdalam ilmu, dan beliau menetap di sana hingga akhir hayatnya, yakni saat beliau wafat pada 1872 M (1289 H). Di antara para gurunya adalah Syekh Daud ibn Abd Allah ibn Idris al-Fatani, seorang alim besar dan mursyid tarekat Syattariyah. Syekh al-Fatani inilah yang memperkenalkan Syekh Ahmad Khatib kepada Syekh Syams al-Din, seorang mursyid dari Tarekat Qadiriyyah. Peristiwa agak aneh dan menimbulkan tanda tanya, yakni mengapa Syekh Ahmad Khatib Sambas tidak ikut pada tarekat guru pertamanya itu, padahal pada waktu itu Tarekat Syattariyyah bisa dikatakan cukup dominan dalam penyebarannya hingga akhir abad 19.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Syams al-Din ini amat mempengaruhi kehidupan Syekh Ahmad Khatib Sambas, dan Syekh Ahmad Khatib menjadi muridnya yang terbaik. Kelak Syekh Ahmad Khatib inilah yang menggantikan posisi gurunya sebagai mursyid Tarekat Qadiriyyah. Tetapi tidak diketahui dengan pasti dari siapa Syekh Ahmad Khatib Sambas menerima ijazah Tarekat Naqsyabandiyyah. Guru-guru lainnya diantaranya adalah Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari (mursyid Tarekat Sammaniyah), Syekh Bisyri al-Jabarti, Sayyid Ahmad al-Marzuqi, Sayyid Abd Allah ibn Muhammad al-Mirghani dan Utsman ibn Hasan al-Dimyati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Ahmad Khatib Sambas adalah mursyid dari dua tarekat, meskipun kemudian dia tidak mengajarkannya secara terpisah, melainkan dikombinasikan. Kombinasi ini bisa dianggap sebagai bentuk tarekat baru yang berbeda dari dua tarekat sumbernya. Karenanya di Indonesia beliau dikenal sebagai pendiri Tarekat Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah. Penyebaran tarekat ini juga dibantu oleh tersebar luasnya kitab karangan beliau, Fath al-Arifin, salah satu karya paling populer untuk praktik sufi di dunia Melayu. Kitab ini menjelaskan unsur-unsur dasar ajaran sufi, seperti baiat, zikir, muraqabah, silsilah (mata rantai spiritual) Tarekat Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerus dan penyebaran tarekat TQN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa hidupnya Syekh Ahmad Khatib Sambas mengangkat banyak khalifah (wakil), namun posisi pewaris utamanya setelah beliau meninggal dipegang oleh Syekh ABD AL-KARIM BANTEN.  Selain Syekh Abdul Karim, dua wakil penting lainnya adalah Syekh Thalhah Kalisapu Cirebon, dan Syekh Ahmad Hasbullah Ibn Muhammad Madura. Pada awalnya semuanya mengakui otoritas Syekh Abdul Karim, namun setelah Syekh Abdul Karim meninggal, tidak ada lagi kepemimpinan pusat, dan karenanya TQN menjadi terbagi dengan otoritas sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Thalhah mengembangkan kemursyidan sendiri di Jawa Barat. Penerusnya yang paling penting adalah Syekh ABDULLAH MUBARROK IBN NUR MUHAMMAD atau “Abah Sepuh” dari Suryalaya dan putranya yang kharismatik Syekh AHMAD SHOHIBUL WAFA’ TAJ AL-ARIFIN. Khalifah lain di Jawa Barat adalah Kyai Falak, yang juga berasal dari Banten, yang mengembangkan TQN di daerah Pagentongan, Bogor Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk daerah Jawa Tengah, penerus TQN yang penting adalah K.H. MUSLIH ABDURRAHMAN (Mbah Muslih), yang menerima ijazah TQN dari K. H. Ibrahim al-Brumbungi, seorang khalifah dari Syekh Abdul Karim, melalui Mbah Abd Rahman Menur. Salah satu murid Kyai Muslih, yakni Kyai Abu Nur Jazuli menyebarkan TQN di Brebes. Murid lainnya, K. H. Durri Nawawi mengajarkan TQN di Kajen, Pati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di Jawa Timur TQN berkembang pesat di Rejoso Jombang, melalui jalur Syekh Ahmad Hasbullah Madura, terutama di pesantren yang didirikan oleh Kyai Romli Tamim, dan kemudian diteruskan oleh Kyai MUSTA’IN ROMLY. Kyai Musta’in ini sangat kharismatik, dan sempat menjadi ketua Jam’iyyah Ahli Thoriqoh al-Mu’tabaroh. Tetapi pada pemilu 1977, karena beliau berafiliasi ke Golkar, maka lembaga ini pecah menjadi dua. Pihak penentang keterlibatan tarekat dalam politik kemudian mendirikan Jam’iyyah Ahli Thoriqoh al-Mu’tabaroh al-Nahdliyyah (JATMAN), sedangkan kubu Kyai Musta’in Romli menambahkan kata Indonesia di belakang nama organisasi itu (JATMI). Salah satu murid kesayangan Kyai Romly Tamim adalah Kyai UTSMAN AL-ISHAQI, yang menyebarkan TQN al-Utsmani di Surabaya. Setelah Kyai Utsman meninggal, kepemimpinannya diteruskan oleh Kyai AHMAD ASRORI AL-ISHAQI (yang meninggal beberapa hari yang lalu – ya Allah sucikanlah sirr beliau). Di bawah kepemimpinan beliau, tarekatnya menyebar luas hingga ke mana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode dan ajaran zikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode zikir tarekat ini menggunakan dua bentuk, zikir keras (jahar) dan diam (khafi). Untuk zikir keras beliau menggunakan teknik zikir dengan membaca laa ilaha illa Allah (kalimat nafy-itsbat) sebagaimana dipraktikkan dalam Tarekat Qadiriyyah. Sedangkan zikir “diam” menggunakan teknik dari Naqsyabandiyyah, yakni menyebut ism al-dzat: Allah. Namun praktik ini sedikit dimodifikasi dengan memasukkan unsur zikir Naqsyabandiyyah, di mana zikir kalimat tahlil itu dilakukan dengan mengacu pada titik-titik latha’if (pl: lathifah) yang ada dalam tubuh manusia sebagaimana diajarkan dalam Tarekat Naqsyabandiyyah. Tetapi dalam perkembangannya, meski prinsip dasarnya sama, namun kaifiyyah dalam beberapa otoritas TQN yang belakangan tampak sedikit berbeda, misalnya kaifiyyat zikir jahr TQN Suryalaya dengan TQN al-Utsmani memiliki sedikit perbedaan dalam penekanan pada hentakan dan tempo zikir, dan juga ada perbedaan dalam zikir khafinya. Demikian pula ada sedikit perbedaan dalam jumlah zikir khafi TQN Suryalaya dengan TQN Mranggen di bawah otoritas Kyai Muslih.. Walau demikian, prinsip dan tujuannya tetaplah sama – variasi itu tidak mengubah substansi dari amalan TQN secara keseluruhan. Berikut sedikit prinsip umum metode zikir TQN – namun penjelasan di bawah lebih didasarkan pada kaifiyyah dari TQN Suryalaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zikir jahar la ilaha illa Allah dilakukan dengan membayangkan semacam garis imajiner yang melewati lathaif. Fungsi “penarikan” garis zikir itu, yakni dari bawah ke atas, lalu ke kanan dan kiri (untuk pemula yang belum berpengalaman dianjurkan dengan menggunakan gerak kepala, sehingga dari luar tampak mereka berzikir dengan menggeleng-gelengkan kepala) adalah agar kekuatan kalimat itu menyentuh titik-titik lthaif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan simbolik dari zikir nafi-itsbat dimaksudkan agar semua lathifah tersebut, yang diyakini merupakan pusat pengendalian nafsu dan kesadaran jiwa dan spiritual, teraliri dan terkena energi dan panas zikir tahlil tersebut. Zikir pada mulanya pelan, dan cenderung lebih panjang tarikan bacaannya, tetapi kemudian temponya dipercepat dan suara makin meninggi, agar tercapai kondisi semacam “ekstase.” Percepatan bacaan ini juga dimaksudkan untuk membentengi pikiran dari “lintasan pikiran” (khatir) yang mengganggu hati, sehingga seluruh konsentrasi tertuju pada Allah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab Fath al-Arifin menggambarkan sepuluh lathifah, lima diantaranya yg utama adalah qalb, ruh, sirr, khafi, dan akhfa, yang dikenal sebagai alam al-amr (alam perintah). Lima lathifah lainnya adalah nafs, plus empat unsur: air, udara, tanah dan api (alam al-khalq).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Naqsybandi dan tarekat cabang-cabangnya, termasuk TQN, ada satu lathaif yang barangkali paling tinggi dan sulit dicapai, yakni kullu jasad. Ini adalah kondisi “tanpa titik” di mana totalitas insan (dimensi ruh, kognitif, dan fisik) telah dawam dalam berzikir dan “menjadi” zikir itu sendiri. Itu adalah saat laya r kesadaran menjadi tanpa tepi dan siap menerima limpahan (faid) ilmu dan rahasia-rahasia ruhani dari Allah.&lt;br /&gt;Sumber: AHMAD KHATIB SAMBAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang ulama Indonesia paling berpengaruh sepanjang abad 19, yang juga pendiri tarekat Qadiriyyah wa Naqshabandiyyah (TQN) yang tersebar luas di Nusantara, terutama di Jawa. Beliau juga dikenal sebagai cendekiawan ulung terutama di bidang ilmu agama, seperti Qur’an, hadits, fiqih, kalam, dan, tentu saja, tasawuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau amat terkenal, namun tidak banyak yang diketahui tentang ulama tersohor ini. Beliau lahir di Sambas, Kalimantan Barat, pada tahun 1805 M (1217 H). Setelah menyelesaikan pendidikan agama tingkat dasar, beliau pergi ke Mekah pada umur 19 tahun untuk memperdalam ilmu, dan beliau menetap di sana hingga akhir hayatnya, yakni saat beliau wafat pada 1872 M (1289 H). Di antara para gurunya adalah Syekh Daud ibn Abd Allah ibn Idris al-Fatani, seorang alim besar dan mursyid tarekat Syattariyah. Syekh al-Fatani inilah yang memperkenalkan Syekh Ahmad Khatib kepada Syekh Syams al-Din, seorang mursyid dari Tarekat Qadiriyyah. Peristiwa agak aneh dan menimbulkan tanda tanya, yakni mengapa Syekh Ahmad Khatib Sambas tidak ikut pada tarekat guru pertamanya itu, padahal pada waktu itu Tarekat Syattariyyah bisa dikatakan cukup dominan dalam penyebarannya hingga akhir abad 19.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Syams al-Din ini amat mempengaruhi kehidupan Syekh Ahmad Khatib Sambas, dan Syekh Ahmad Khatib menjadi muridnya yang terbaik. Kelak Syekh Ahmad Khatib inilah yang menggantikan posisi gurunya sebagai mursyid Tarekat Qadiriyyah. Tetapi tidak diketahui dengan pasti dari siapa Syekh Ahmad Khatib Sambas menerima ijazah Tarekat Naqsyabandiyyah. Guru-guru lainnya diantaranya adalah Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari (mursyid Tarekat Sammaniyah), Syekh Bisyri al-Jabarti, Sayyid Ahmad al-Marzuqi, Sayyid Abd Allah ibn Muhammad al-Mirghani dan Utsman ibn Hasan al-Dimyati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Ahmad Khatib Sambas adalah mursyid dari dua tarekat, meskipun kemudian dia tidak mengajarkannya secara terpisah, melainkan dikombinasikan. Kombinasi ini bisa dianggap sebagai bentuk tarekat baru yang berbeda dari dua tarekat sumbernya. Karenanya di Indonesia beliau dikenal sebagai pendiri Tarekat Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah. Penyebaran tarekat ini juga dibantu oleh tersebar luasnya kitab karangan beliau, Fath al-Arifin, salah satu karya paling populer untuk praktik sufi di dunia Melayu. Kitab ini menjelaskan unsur-unsur dasar ajaran sufi, seperti baiat, zikir, muraqabah, silsilah (mata rantai spiritual) Tarekat Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerus dan penyebaran tarekat TQN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa hidupnya Syekh Ahmad Khatib Sambas mengangkat banyak khalifah (wakil), namun posisi pewaris utamanya setelah beliau meninggal dipegang oleh Syekh ABD AL-KARIM BANTEN.  Selain Syekh Abdul Karim, dua wakil penting lainnya adalah Syekh Thalhah Kalisapu Cirebon, dan Syekh Ahmad Hasbullah Ibn Muhammad Madura. Pada awalnya semuanya mengakui otoritas Syekh Abdul Karim, namun setelah Syekh Abdul Karim meninggal, tidak ada lagi kepemimpinan pusat, dan karenanya TQN menjadi terbagi dengan otoritas sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Thalhah mengembangkan kemursyidan sendiri di Jawa Barat. Penerusnya yang paling penting adalah Syekh ABDULLAH MUBARROK IBN NUR MUHAMMAD atau “Abah Sepuh” dari Suryalaya dan putranya yang kharismatik Syekh AHMAD SHOHIBUL WAFA’ TAJ AL-ARIFIN. Khalifah lain di Jawa Barat adalah Kyai Falak, yang juga berasal dari Banten, yang mengembangkan TQN di daerah Pagentongan, Bogor Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk daerah Jawa Tengah, penerus TQN yang penting adalah K.H. MUSLIH ABDURRAHMAN (Mbah Muslih), yang menerima ijazah TQN dari K. H. Ibrahim al-Brumbungi, seorang khalifah dari Syekh Abdul Karim, melalui Mbah Abd Rahman Menur. Salah satu murid Kyai Muslih, yakni Kyai Abu Nur Jazuli menyebarkan TQN di Brebes. Murid lainnya, K. H. Durri Nawawi mengajarkan TQN di Kajen, Pati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di Jawa Timur TQN berkembang pesat di Rejoso Jombang, melalui jalur Syekh Ahmad Hasbullah Madura, terutama di pesantren yang didirikan oleh Kyai Romli Tamim, dan kemudian diteruskan oleh Kyai MUSTA’IN ROMLY. Kyai Musta’in ini sangat kharismatik, dan sempat menjadi ketua Jam’iyyah Ahli Thoriqoh al-Mu’tabaroh. Tetapi pada pemilu 1977, karena beliau berafiliasi ke Golkar, maka lembaga ini pecah menjadi dua. Pihak penentang keterlibatan tarekat dalam politik kemudian mendirikan Jam’iyyah Ahli Thoriqoh al-Mu’tabaroh al-Nahdliyyah (JATMAN), sedangkan kubu Kyai Musta’in Romli menambahkan kata Indonesia di belakang nama organisasi itu (JATMI). Salah satu murid kesayangan Kyai Romly Tamim adalah Kyai UTSMAN AL-ISHAQI, yang menyebarkan TQN al-Utsmani di Surabaya. Setelah Kyai Utsman meninggal, kepemimpinannya diteruskan oleh Kyai AHMAD ASRORI AL-ISHAQI (yang meninggal beberapa hari yang lalu – ya Allah sucikanlah sirr beliau). Di bawah kepemimpinan beliau, tarekatnya menyebar luas hingga ke mana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode dan ajaran zikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode zikir tarekat ini menggunakan dua bentuk, zikir keras (jahar) dan diam (khafi). Untuk zikir keras beliau menggunakan teknik zikir dengan membaca laa ilaha illa Allah (kalimat nafy-itsbat) sebagaimana dipraktikkan dalam Tarekat Qadiriyyah. Sedangkan zikir “diam” menggunakan teknik dari Naqsyabandiyyah, yakni menyebut ism al-dzat: Allah. Namun praktik ini sedikit dimodifikasi dengan memasukkan unsur zikir Naqsyabandiyyah, di mana zikir kalimat tahlil itu dilakukan dengan mengacu pada titik-titik latha’if (pl: lathifah) yang ada dalam tubuh manusia sebagaimana diajarkan dalam Tarekat Naqsyabandiyyah. Tetapi dalam perkembangannya, meski prinsip dasarnya sama, namun kaifiyyah dalam beberapa otoritas TQN yang belakangan tampak sedikit berbeda, misalnya kaifiyyat zikir jahr TQN Suryalaya dengan TQN al-Utsmani memiliki sedikit perbedaan dalam penekanan pada hentakan dan tempo zikir, dan juga ada perbedaan dalam zikir khafinya. Demikian pula ada sedikit perbedaan dalam jumlah zikir khafi TQN Suryalaya dengan TQN Mranggen di bawah otoritas Kyai Muslih.. Walau demikian, prinsip dan tujuannya tetaplah sama – variasi itu tidak mengubah substansi dari amalan TQN secara keseluruhan. Berikut sedikit prinsip umum metode zikir TQN – namun penjelasan di bawah lebih didasarkan pada kaifiyyah dari TQN Suryalaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zikir jahar la ilaha illa Allah dilakukan dengan membayangkan semacam garis imajiner yang melewati lathaif. Fungsi “penarikan” garis zikir itu, yakni dari bawah ke atas, lalu ke kanan dan kiri (untuk pemula yang belum berpengalaman dianjurkan dengan menggunakan gerak kepala, sehingga dari luar tampak mereka berzikir dengan menggeleng-gelengkan kepala) adalah agar kekuatan kalimat itu menyentuh titik-titik lthaif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan simbolik dari zikir nafi-itsbat dimaksudkan agar semua lathifah tersebut, yang diyakini merupakan pusat pengendalian nafsu dan kesadaran jiwa dan spiritual, teraliri dan terkena energi dan panas zikir tahlil tersebut. Zikir pada mulanya pelan, dan cenderung lebih panjang tarikan bacaannya, tetapi kemudian temponya dipercepat dan suara makin meninggi, agar tercapai kondisi semacam “ekstase.” Percepatan bacaan ini juga dimaksudkan untuk membentengi pikiran dari “lintasan pikiran” (khatir) yang mengganggu hati, sehingga seluruh konsentrasi tertuju pada Allah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab Fath al-Arifin menggambarkan sepuluh lathifah, lima diantaranya yg utama adalah qalb, ruh, sirr, khafi, dan akhfa, yang dikenal sebagai alam al-amr (alam perintah). Lima lathifah lainnya adalah nafs, plus empat unsur: air, udara, tanah dan api (alam al-khalq).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Naqsybandi dan tarekat cabang-cabangnya, termasuk TQN, ada satu lathaif yang barangkali paling tinggi dan sulit dicapai, yakni kullu jasad. Ini adalah kondisi “tanpa titik” di mana totalitas insan (dimensi ruh, kognitif, dan fisik) telah dawam dalam berzikir dan “menjadi” zikir itu sendiri. Itu adalah saat laya r kesadaran menjadi tanpa tepi dan siap menerima limpahan (faid) ilmu dan rahasia-rahasia ruhani dari Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://warkopmbahlalar.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-8288662208848338616?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/8288662208848338616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2012/01/syeh-dari-sambas-kal-bar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/8288662208848338616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/8288662208848338616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2012/01/syeh-dari-sambas-kal-bar.html' title='Syeh Dari Sambas Kal-Bar'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-5299157676264687221</id><published>2012-01-22T05:31:00.000-08:00</published><updated>2012-01-22T18:44:57.089-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Mengapa Kita Memilih Jalan di Tempat?</title><content type='html'>Judul diatas bukan merupakan sebuah teori, melainkan hanya sebuah asumsi sederhana yang merupakan akumulasi setelah saya membaca beberapa buku yang menceritakan tentang keadaan mahasiswa.&lt;br /&gt;Sebelum lebih jauh, mari kita cermati analogi berikut. Sebuah kolam ikan yang hari ini kita taburi bibit ikan, maka kira-kira enam bulan kemudian akan siap dipanen dan menghasilkan produk berupa daging ikan. Seareal lahan yang hari ini kita taburi bibit jagung, maka bebrapa bulan yang akan datang akan menhasilkan buah jagung.&lt;br /&gt;Maksud analogi di atas adalah, ketika hari ini kita yang berstatus sebagai mahasiswa dan mahasiswa itu adalah manusia yang mengaku mahluk paling sempurna alias canggih, jika hari ini adalah awal semester, maka harusnya enam bulan yang akan datang tepatnya pada akhir semester kita harusnya juga mengalami sebuah perkembangan seperti analogi ikan dan jagung yang siap berproduksi.&lt;br /&gt;Namun realita berkata lain, banyak diantara kita yang terlena dalam stagnasi dan kejumudan alias jalan ditempat. Kita tidak mengalami peningkatan kualitas sama sekali, kita tidak mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat seperti ikan dan jagung tadi. Maka dengan kata lain, kita ternyata telah dikalahkan oleh ikan dan jagung yang mampu memberikan manfaat dan berkembang.&lt;br /&gt;Sebuah kondisi yang kedengarannya ironi, namun itulah yang sedang terjadi. Banyak diantara kita yang tak mampu mengalahkan diri sendiri, adapula yang selalu mentoleransi dirinya, yang lain lagi selalu berdalih ini itu, mengatakan bahwa masih belum waktunya atau berujar saatnya belum tepat.&lt;br /&gt;Sementara kita tahu bahwa waktu akan terus bergulir, waktu tak kenal toleransi apalagi kompromi. Dan masa hidup seorang manusia di dunia ini tidaklah lama. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, jika memang kita mengetahui akan waktu yang terus bergulir? Mengapa masih sangat sering kita pongah dan berleha-leha, berlama-lama dihadapan layar televisi, betah berjam-jam bermain game. Mengapa?&lt;br /&gt;Harus berapa banyak motivasi yang perlu kita dengar? Atau berapa banyak tulisan-tulisan yang harus kita baca untuk menginspirasi? Rasanya sebanyak apaun motivasi dan inspirasi yang kita miliki, jika kita tetap saja membiarkan diri untuk tidak berbuat dan bergerak, maka kita akan menjadi orang yang sama, satu bulan, dua bulan atau bahkan tahun yang akan datang. &lt;br /&gt;Ada sebuah paradigma yang berkembang di kalangan mahasiswa bahwa katanya saat menjadi mahasiswa adalah saatnya berteori, urusan action serahkan dulu ke yang lain. Maka mereka yang berpegang pada paradigma ini kemudian sangat aktif berbicara dan berdiskusi, mereka membahas dari hal-hal sepele sampai masalah dan kondisi negara. Namun mereka tetap membiarkan diri dalam kepasifan, dalam bahasa lain disebut “hanya sebatas wacana”.&lt;br /&gt;Tentu paradigma semacam ini bukanlah sesuatu yang pantas untuk dijadikan pegangan. Mahasiswa dengan segala embel-embel yang dilekatkan padanya, sudah sepantasnya dan seharusnyalah menyadari ada setumpuk tanggung jawab yang diembannya.&lt;br /&gt;Mahasiswa adalah iron stock yang sedang mempersiapkan diri untuk menjadi penerus bangsa, yang harus bisa menciptakan solusi bagi permasalahan dan realita sosial yang dirasa timpang. Bukan kemudian hanya berdemonstrasi, memboikot, memprovokasi, apalagi melakukan aksi-aksi anarkis.&lt;br /&gt;Mahasiswa harus benar-benar membuktikan diri sebagai inisiator terhadap problema-problema, minimal disekitarnya. Mahasiswa jangan merasa super sehingga dengan segala idealismenya berfikir akan mengubah keadaan negeri ini. Atau ada yang berfikir ingin merubah sistem politik dan pemerintahan.&lt;br /&gt;Mari kita tanyakan pada diri sendiri, apa yang bisa kita perbuat ketika kita menyaksikan begitu banyak gelandangan di kota. Betapa banyak pengemis yang kelaparan? Dan tak sedikit petani yang tak mampu menghidupi keluarganya setelah lelah membanting tulang ternyata hasil panennya tak mampu membayar biaya input yang harus dikeluarkan.&lt;br /&gt;Hal-hal diatas merupakan sekelumit contoh problema kongkrit yang tengah dipertontonkan didepan mata kita. Apakah kita tetap hanya akan mendiskusikan cara menolong mereka “hanya sebatas wacana”. &lt;a href="http://www.4shared.com/office/pzeb6sDE/BEBERAPA_PROBLEMA_YANG_MENJADI.html?/" target="_blank"&gt;Download PDF di sini&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-5299157676264687221?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/5299157676264687221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2012/01/mengapa-kita-memilih-jalan-di-tempat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/5299157676264687221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/5299157676264687221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2012/01/mengapa-kita-memilih-jalan-di-tempat.html' title='Mengapa Kita Memilih Jalan di Tempat?'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-2944133061156088951</id><published>2012-01-22T02:00:00.000-08:00</published><updated>2012-01-22T03:22:18.458-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Sidang Pleno KOMUNI; Proses Pembelajaran VS Apatisme dan Ketakutan</title><content type='html'>Oleh: Juanda (Anggota Biasa KOMUNI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sidang Pleno Komuni sebagai Sebuah Proses Pembelajaran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Judul tulisan ini didasari oleh pengalaman dan pengamatan setelah beberapa kali mengikuti proses Sidang Pleno maupun RAK di Komisariat tercinta, Komisariat Universitas Tribhuwana Tunggadewi (KOMUNI). Pengalaman dan pengamatan yang penulis lalui sejak bergabung di HMI pada Oktober 2008 sampai hari ini, telah memberikan sedikit pengetahuan tentang dinamika selama Sidang Pleno dan RAK berlangsung. Dinamika yang terjadi tentunya bermuara pada tujuan disamping sebagai media mengevaluasi dan proyeksi kinerja kepengurusan selama satu semester, juga diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan kemampuan anggota HMI dalam menganalisa dan berwacana, tanpa melupakan etika dan tuntunan Islam sebagai nafas HMI dalam berjuang.&lt;br /&gt;Bagi pengurus Komisariat, momentum Sidang Pleno dan RAK, juga dimaknai sebagai proses menanamkan kedisiplinan...selengkapnya, download filenya &lt;a href="http://www.4shared.com/office/RQ10nBlJ/PLENO_KOMUNI.html/" target="_blank"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-2944133061156088951?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/2944133061156088951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2012/01/sidang-pleno-komuni-proses-pembelajaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/2944133061156088951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/2944133061156088951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2012/01/sidang-pleno-komuni-proses-pembelajaran.html' title='Sidang Pleno KOMUNI; Proses Pembelajaran VS Apatisme dan Ketakutan'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-1778861941720832784</id><published>2012-01-18T06:38:00.000-08:00</published><updated>2012-01-18T06:38:36.509-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Kedua Orang Tua</title><content type='html'>Seprti angin Ia membelai lembut&lt;br /&gt;dan Ia selalu berkata bisa meski sangat sulit&lt;br /&gt;Ia mengorbankan impian dan ambisinya&lt;br /&gt;Ia adalah pahlawan sesungguhnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-1778861941720832784?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/1778861941720832784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2012/01/kedua-orang-tua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/1778861941720832784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/1778861941720832784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2012/01/kedua-orang-tua.html' title='Kedua Orang Tua'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-7659881950103177375</id><published>2012-01-07T08:07:00.000-08:00</published><updated>2012-01-07T08:49:05.951-08:00</updated><title type='text'>CATATAN KU (LK II DI SERANG-BANTEN)</title><content type='html'>Raung sirine kereta api sore itu menandai keberangkatan ku. Setelah menempuh perjalanan hampir 20 jam dari kota Malang aku sampai ke Jakarta. Perjalanan dilanjutkan ke kota Serang provinsi Banten tempat acara dilangsungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelap menjelang, sinar matahari senja bewarna keemasan menyambut kedatanganku di kota Serang. Tak lama berselang, azan magrib berkumandang. Aku bergegas menuju mushola terdekat. Di sana ku jumpai teman-teman HMI Cabang Pandeglang (Bang Fata', Agus, Taufik dan Mifta) serta seorang teman yang &lt;i&gt;funny &lt;/i&gt; (Khoirul Adkan) dari Cabang Persiapan Tuban), &lt;i&gt;miss You all&lt;/i&gt; kawan...! Malam itu berlalu dengan tidur lelap melepas kelelahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama di kota Serang, aku banyak mengenal peserta dari Cabang-cabang lain (29 Cabang) se Indonesia. Bercengkrama, bertukar wacana, bertukar informasi, hingga bertukar nomor hp tentu saja..hehe. Tak butuh waktu lama untuk membangun suasana penuh keakraban, kami seperti telah saling kenal lama, hingga tak ada rasa sungkan ketika bercanda atau berdiskusi. Kawan-kawan semua, kalian adalah pribadi luar biasa yang ku kenal. Bangga bisa bertemu dan berdiskusi dengan kalian semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melalui proses screening kami (88 peserta LK 2 HMI Cab. Serang) diberangkatkan panitia ke Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang untuk menjalani kegiatan yang diawali dengan prosesi &lt;i&gt;opening ceremony&lt;/i&gt; (kebetulan ada yang mengabadikan dengan video) kawan-kawan bisa lihat di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa perjalanan waktu begitu cepat. Letupan petasan yang membahana diiringi dengan semburat cahaya warna-warni di langit tengah malam itu menandai pergantian tahun 2011 ke 2012. Bersamaan dengan itu palu sidang diketuk tiga kali sebagi tanda pelaksanaan LK 2 telah usai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang tak mungkin bisa dilupakan, banyak kejadian dari yang lucu hingga menegangkan, semuanya merupakan dinamika yang harus dimaknai sebagai sebuah proses pembelajaran. Yang terpenting bagiku adalah, bahwa HMI telah menjadi wadah bagi kita  dalam membangun silaturahmi antar sesama mahasiswa Islam. Mengajari bahwa tugas mahasiswa tidak hanya belajar, menuntut ilmu dan berkutat dengan rumus-rumus, namun mahasiswa juga mengemban amanah sebagai &lt;i&gt;agen of social control &lt;/i&gt;dan agen-agen yang lain (tidak termasuk agen minyak tanah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini kenangan bersama kalian ku catat. Hingga nanti, mungkin ada salah seorang diantara kita yang menjadi tokoh penting (mudah-mudahan) akan kucari serakan catatan ini, untuk mengingat kembali masa-masa ketika kita menjadi mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mudah-mudahan catatan sederhana ini kelak bisa menjadi pengingat bahwa kita pernah berdiskusi dengan penuh semangat tentang idealisme para alumni HMI yang tergerus ketika telah menjadi pejabat. Bahwa kita kita pernah dengan suara lantang berjanji untuk mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT.&lt;br /&gt;YAkin Usaha Sampai. &lt;i&gt;Billahitaufiq wal hidayah. Wassalamualikum, wr, wb.&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-7659881950103177375?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/7659881950103177375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2012/01/catatan-ku-lk-ii-di-serang-banten.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/7659881950103177375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/7659881950103177375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2012/01/catatan-ku-lk-ii-di-serang-banten.html' title='CATATAN KU (LK II DI SERANG-BANTEN)'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-8330918250461811697</id><published>2011-12-17T19:32:00.001-08:00</published><updated>2011-12-17T19:32:26.182-08:00</updated><title type='text'>KIPRAH PEREMPUAN DI RUANG PUBLIK</title><content type='html'>2.1.2 Kiprah Perempuan di Ruang Publik&lt;br /&gt; Sebelum berbicara lebih jauh mengenai bagaimana kiprah seorang perempuan di ruang publik, ada baiknya kita melihat bagaimana paradigma yang berkembang di tengah-tengah masyarakat terkait keterlibatan perempuan di ruang publik.&lt;br /&gt;Pada umumnya orang melihat perempuan sebagai mahluk yang lemah, sementara laki-laki kuat; perempuan emosional, laki-laki rasional;  perempuan halus, laki-laki kasar dan seterusnya. Perbedaan-perbedaan ini kemudian diyakini sebagai ketentuan kodrat yang sudah dari sono-nya³. Oleh karenanya ia bersifat tetap dan tidak dapat diubah, mengubah itu dianggap sebagai menyalahi kodrat atau bahkan menentang ketentuan Tuhan (Muhammad, 2009).&lt;br /&gt; Dari sisi budaya perempuan pun ternyata tidak diuntungkan dalam kiprahnya di ruang publik. Di mana budaya yang tampak di sekitar kita secara umum masih memperlihatkan dengan jelas keberpihakannya kepada laki-laki. Dalam kebudayaan ini “budaya patriarki” memapankan peran laki-laki untuk melakukan dan menentukan apa saja disadari atau tidak mendapatkan pembenaran. Sebaliknya perempuan berada dalam posisi subordinat. Ia menjadi bagian dari laki-laki dan menggantungkan hidupnya pada laki-laki.&lt;br /&gt; Salah satu ayat Al Quran yang selalu dijadikan dasar atas pandangan-pandangan di atas adalah “laki-laki adalah pemimpin atas kaum perempuan” (Q.S. An Nisa: 34).&lt;br /&gt; Padahal ayat ini menurut Abdullah (2003), jelas sekali berbicara tentang laki-laki dan perempuan dalam konteks hubungan suami istri. Kesan yang paling kuat ketika membaca ayat di atas adalah bahwa laki-laki merupakan pemimpin dalam rumah tangga, serta perempuan tunduk dan tersubordinasi dalam hal-hal yang berkaitan dengan rumah tangga. Ketika berbicara masalah-masalah publik–di luar rumah tangga– laki-laki dan perempuan adalah sejajar baik dalam masalah sosial, bisnis, politik dan lain-lain.&lt;br /&gt; Namun karena pemahaman yang sudah lama terkonstruk sedemikian rupa, sehingga memunculkan paradigma yang keliru pula. Sehingga tak jarang fenomena-fenomena di atas kemudian menjadi penyebab yang menghalangi kiprah perempuan di ruang publik. Dan tak jarang pula menimbulkan rasa kurang percaya diri seorang perempuan atas dirinya4.&lt;br /&gt; Padahal ketika kita menyoroti kiprah perempuan di ruang publik, kita bisa saksikan bahwa seorang perempuan juga memiliki kualitas dan kapasitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ada sederetan nama perempuan-perempuan hebat yang mengisi perjalanan sejarah kehidupan manusia sejak zaman dahulu hingga kini. Dalam agama Islam kita mengenal Ratu Balqis yang sukses memimpin negeri Saba’, bahkan di Indonesia kita pernah bersepakat memilih seorang presiden perempuan.&lt;br /&gt; Kemudian lihat pula sejarah yang telah mencatat beberapa perempuan-perempuan tangguh yang berjuang mengangkat senjata di medan perang. Aisyah ra, istri Rasulullah yang telah memipin pasukan perang, demikian pula dengan Fatimah Az Zahra puteri Nabi SAW. Selanjutnya ada Atikah binti Yazid ibn Muawiyah, Ummu Salamah binti Ya’qub yang terlibat aktif dalam peran politik ketika itu5.&lt;br /&gt; Dalam konteks masa kini sangat mudah kita temui bahwa banyak perempuan bekerja di tempat publik seperti pasar, kantor, dan sawah walaupun partisipasi itu tidak dianggap sebagai tugas utama seorang perempuan (Alimi, 2004).&lt;br /&gt;Lebih lanjut (Alimi, 2004) menjelaskan terlalu tergesa-gesa menyimpulkan perempuan termasuk di Indonesia secara absolut didomestifikasi dan terbatas di tempat-tempat umum. Karena sebagaimana kita ketahui perempuan telah menjadi aktor politik penting dalam perjuangan kaum nasionalis dalam lingkungan publik yang menandai masuknya bangsa ini ke dalam era modernitas (Boserop, 1970 dalam Handayani dan Novianto, 2004).&lt;br /&gt; Artinya tidak semua laki-laki memiliki kualitas dan kapasitas di atas perempuan. Hal ini bukan saja karena dipandang sebagai bentuk diskriminasi yang bertentangan dengan dasar-dasar kemanusiaan universal, melaiknan juga karena fakta-fakta sosial sendiri yang telah membantahnya (Muhammad, 2009)&lt;br /&gt; Jika kita mencerna dengan lebih berhati-hati dan objektif, maka akan kita temui pandangan Islam yang mengatur bagaimana sesungguhnya Islam memandang kedudukan laki-laki dan perempuan.&lt;br /&gt;Hakekat keadilan dan kesetaraan gender memang tidak bisa dilepaskan dari konteks yang selama ini dipahami oleh masyarakat tentang peranan dan kedudukan laki-laki dan perempuan di dalam realitas sosial mereka. Masyarakat belum memahami bahwa gender adalah suatu konstruksi atau bangunan budaya tentang peran, fungsi dan tanggung jawab sosial antara laki-laki dan perempuan. Kondisi demikian mengakibatkan kesenjangan peran sosial dan tanggung jawab sehingga terjadi diskriminasi, terhadap laki-laki dan perempuan.&lt;br /&gt;Dalam bidang kepemimpinan, Islam memandang manusia sebagai khalifah Tuhan di muka bumi. Akhir dari surat Al Ahzab mempertegas kekhalifahan manusia di muka bumi sebagai pengemban amanat Allah SWT untuk mengolah dan memakmurkan bumi. Inilah tugas pokok manusia dan tidak terdapat perbedaan antara perempuan dan laki-laki. Ini yang dalam hukum Islam disebut taqlidiyah6.&lt;br /&gt;Namun perlu disadari pula sesungguhnya tugas perempuan yang pertama dan yang paling besar yang tidak ada pertentangan padanya adalah mendidik generasi yang telah dipersiapkan oleh Allah, baik secara fisik maupun jiwa. Wajib bagi perempuan untuk tidak melupakan risalah yang mulia ini disebabkan karena pengaruh materi atau modernisasi apa pun adanya, karena tidak ada seorang pun yang mampu melakukan tugas agung ini yang sangat menentukan masa depan ummat kecuali dia. Dengan demikian maka kekayaan ummat akan semakin baik, itulah kekayaan sumber daya manusia7.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-8330918250461811697?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/8330918250461811697/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/12/kiprah-perempuan-di-ruang-publik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/8330918250461811697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/8330918250461811697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/12/kiprah-perempuan-di-ruang-publik.html' title='KIPRAH PEREMPUAN DI RUANG PUBLIK'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-1048365390456385970</id><published>2011-12-12T05:45:00.001-08:00</published><updated>2011-12-12T05:45:53.984-08:00</updated><title type='text'>Kisah Tak Berujung</title><content type='html'>Langit ketika itu masih gelap. Matahari juga masih bersembunyi di belahan bumi lain. Awan-awan seakan sempoyongan bergerak perlahan, angin bertiup malas. Hawa dingin yang kurang bersahabat menyergap, menambah jelas  bayang-bayang pekat, menjadi gelap.&lt;br /&gt;Di suatu tempat yang tak diketahui namanya, seorang lelaki tanggung tercekat, berdiri mematung entah berapa jam lamanya. Matanya nanar menatap sekelilingnya, sepertinya ia menantikan seseorang yang sangat ingin ditemuinya.&lt;br /&gt;Langit masih saja gelap, dan kini kegelapan itu ditambah oleh berkumpulnya awan pekat. Di tempat itu sunyi senyap, tak ada suara lain selain detak jantung dan tarikan nafas lelaki itu.&lt;br /&gt;Dari kejauhan, sebuah bayang berkelebat mendekat ke arah lelaki itu, bayang itu terlihat seperti seorang wanita, namun masih belum terlalu jelas karena jaraknya masih cukup jauh. Lelaki tadi berdiri tegap, mengumpulkan kembali energi yang hampir lenyap karena terlalu lama menunggu dalam sepi.&lt;br /&gt;Selang beberapa waktu, awan mulai menjauh, angin kembali bertiup ramah, jangkrik yang sejak tadi berdiam menjerit sejadi-jadinya tanpa irama yang jelas. Lelaki tadi terlihat duduk berdua bersama seorang wanita, mereka berbincang cukup serius. Seperti sedang membicarakan masalah penting yang harus segera dicarikan solusinya.&lt;br /&gt;Sesekali keduanya diam, menghela nafas panjang, dan terlihat mereka mengawasi sekelilingnya dengan penuh waspada. Gaya mereka bagai seorang buronan interpol kelas dunia. Mereka duduk tak tenang, seperti dikejar sesuatu.&lt;br /&gt;Jangkrik masih menjerit nyaring, menjadi soundtrack dari apa yang mereka bicarakan. Kini terdengar pula gonggong anjing yang sangat panjang dan nyaring, menciptakan nuansa mencekam.&lt;br /&gt;Kedua orang ini masih dalam obrolan mereka, tampak sesekali mengangguk, mengerutkan kening dan sesekali mereka terdengar bertengkar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-1048365390456385970?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/1048365390456385970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/12/kisah-tak-berujung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/1048365390456385970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/1048365390456385970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/12/kisah-tak-berujung.html' title='Kisah Tak Berujung'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-3700972006033798374</id><published>2011-11-28T02:35:00.001-08:00</published><updated>2011-11-28T02:35:16.988-08:00</updated><title type='text'>KESEHATAN DAN KSELAMATAN KERJA</title><content type='html'>PELAKSANAAN KESEHATAN dan KESELAMATAN KERJA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era golbalisasi menuntut pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di setiap tempat kerja termasuk di sektor kesehatan. Untuk itu kita perlu mengembangkan dan meningkatkan K3 disektor kesehatan dalam rangka menekan serendah mungkin risiko kecelakaan dan penyakit yang timbul akibat hubungan kerja, serta meningkatkan produktivitas dan efesiensi.&lt;br /&gt;Dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari karyawan/pekerja di sektor kesehatan tidak terkecuali di Rumah Sakit maupun perkantoran, akan terpajan dengan resiko bahaya di tempat kerjanya. Resiko ini bervariasi mulai dari yang paling ringan sampai yang paling berat tergantung jenis pekerjaannya.&lt;br /&gt;Dari hasil penelitian di sarana kesehatan Rumah Sakit, sekitar 1.505 tenaga kerja wanita di Rumah Sakit Paris mengalami gangguan muskuloskeletal (16%) di mana 47% dari gangguan tersebut berupa nyeri di daerah tulang punggung dan pinggang. Dan dilaporkan juga pada 5.057 perawat wanita di 18 Rumah Sakit didapatkan 566 perawat wanita adanya hubungan kausal antara pemajanan gas anestesi dengan gejala neoropsikologi antara lain berupa mual, kelelahan, kesemutan, keram pada lengan dan tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Di perkantoran, sebuah studi mengenai bangunan kantor modern di Singapura dilaporkan bahwa 312 responden ditemukan 33% mengalami gejala Sick Building Syndrome (SBS). Keluhan mereka umumnya cepat lelah 45%, hidung mampat 40%, sakit kepala 46%, kulit kemerahan 16%, tenggorokan kering 43%, iritasi mata 37%, lemah 31%.&lt;br /&gt;Dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan, pasal 23 mengenai kesehatan kerja disebutkan bahwa upaya kesehatan kerja wajib diseleng-garakan pada setiap tempat kerja, khususnya tempat kerja yang mempunyai resiko bahaya kesehatan yang besar bagi pekerja agar dapat bekerja secara sehat tanpa membahayakan diri sendiri dan masyarakat sekelilingnya, untuk memperoleh produktivitas kerja yang optimal, sejalan dengan program perlindungan tenaga kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAL-HAL YANG BERHUBUNGAN PELAKSANAAN K3 PERKANTORAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal penting yang harus mendapatkan perhatian sehubungan dengan pelaksanaan K3 perkantoran, yang pada dasarnya harus memperhatikan 2 (dua) hal yaitu indoor dan outdoor, yang kalau diurai seperti dibawah ini :&lt;br /&gt;• Konstruksi gedung beserta perlengkapannya dan operasionalisasinya terhadap bahaya kebakaran serta kode pelaksanaannya.&lt;br /&gt;• Jaringan elektrik dan komunikasi.&lt;br /&gt;• Kualitas udara.&lt;br /&gt;• Kualitas pencahayaan.&lt;br /&gt;• Kebisingan.&lt;br /&gt;• Display unit (tata ruang dan alat).&lt;br /&gt;• Hygiene dan sanitasi.&lt;br /&gt;• Psikososial.&lt;br /&gt;• Pemeliharaan dan penggunaan Komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERMASALAHAN K3 PERKANTORAN DAN REKOMENDASI&lt;br /&gt;Konstruksi gedung :&lt;br /&gt;• Disain arsitektur (aspek K3 diperhatikan mulai dari tahap perencanaan).&lt;br /&gt;• Seleksi material, misalnya tidak menggunakan bahan yang membahayakan seperti asbes dll.&lt;br /&gt;• Seleksi dekorasi disesuaikan dengan asas tujuannya misalnya penggunaan warna yang disesuaikan dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;• Tanda khusus dengan pewarnaan kontras/kode khusus untuk objek penting seperti perlengkapan alat pemadam kebakaran, tangga, pintu darurat dll. (peta petunjuk pada setiap ruangan/unit kerja/tempat yang strategis misalnya dekat lift dll, lampu darurat menuju exit door).&lt;br /&gt;Kualitas Udara :&lt;br /&gt;• Kontrol terhadap temperatur ruang dengan memasang termometer ruangan.&lt;br /&gt;• Kontrol terhadap polusi&lt;br /&gt;• Pemasangan “Exhaust Fan” (perlindungan terhadap kelembaban udara).&lt;br /&gt;• Pemasangan stiker, poster “dilarang merokok”.&lt;br /&gt;• Sistim ventilasi dan pengaturan suhu udara dalam ruang (lokasi udara masuk, ekstraksi udara, filtrasi, pembersihan dan pemeliharaan secara berkala filter AC) minimal setahun sekali, kontrol mikrobiologi serta distribusi udara untuk pencegahan penyakit “Legionairre Diseases “.&lt;br /&gt;• Kontrol terhadap linkungan (kontrol di dalam/diluar kantor).&lt;br /&gt;• Misalnya untuk indoor: penumpukan barang-barang bekas yang menimbulkan debu, bau dll.&lt;br /&gt;• Outdoor: disain dan konstruksi tempat sampah yang memenuhi syarat kesehatan dan keselamatan, dll.&lt;br /&gt;• Perencanaan jendela sehubungan dengan pergantian udara jika AC mati.&lt;br /&gt;• Pemasangan fan di dalam lift.&lt;br /&gt;Kualitas Pencahayaan (penting mengenali jenis cahaya) :&lt;br /&gt;• Mengembangkan sistim pencahayaan yang sesuai dengan jenis pekerjaan untuk membantu menyediakan lingkungan kerja yang sehat dan aman. (secara berkala diukur dengan Luxs Meter)&lt;br /&gt;• Membantu penampilan visual melalui kesesuaian warna, dekorasi dll.&lt;br /&gt;• Menegembangkan lingkungan visual yang tepat untuk kerja dengan kombinasi cahaya (agar tidak terlalu cepat terjadinya kelelahan mata).&lt;br /&gt;• Perencanaan jendela sehubungan dengan pencahayaan dalam ruang.&lt;br /&gt;• Penggunaan tirai untuk pengaturan cahaya dengan memperhatikan warna yang digunakan.&lt;br /&gt;• Penggunaan lampu emergensi (emergency lamp) di setiap tangga.&lt;br /&gt;Jaringan elektrik dan komunikasi (penting agar bahaya dapat dikenali) :&lt;br /&gt;Internal&lt;br /&gt;• * Over voltage&lt;br /&gt;• * Hubungan pendek&lt;br /&gt;• * Induksi&lt;br /&gt;• * Arus berlebih&lt;br /&gt;• * Korosif kabel&lt;br /&gt;• * Kebocoran instalasi&lt;br /&gt;• * Campuran gas eksplosif&lt;br /&gt;Eksternal&lt;br /&gt;• * Faktor mekanik.&lt;br /&gt;• * Faktor fisik dan kimia.&lt;br /&gt;• * Angin dan pencahayaan (cuaca)&lt;br /&gt;• * Binatang pengerat bisa menyebabkan kerusakan sehingga terjadi hubungan pendek.&lt;br /&gt;• * Manusia yang lengah terhadap risiko dan SOP.&lt;br /&gt;• * Bencana alam atau buatan manusia.&lt;br /&gt;Rekomendasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Perkantoran&lt;br /&gt;• Penggunaan central stabilizer untuk menghindari over/under voltage.&lt;br /&gt;• Penggunaan stop kontak yang sesuai dengan kebutuhan (tidak berlebihan) hal ini untuk menghindari terjadinya hubungan pendek dan kelebihan beban.&lt;br /&gt;• Pengaturan tata letak jaringan instalasi listrik termasuk kabel yang sesuai dengan syarat kesehatan dan keselamatan kerja.&lt;br /&gt;• Perlindungan terhadap kabel dengan menggunakan pipa pelindung.&lt;br /&gt;Kontrol terhadap kebisingan :&lt;br /&gt;• Idealnya ruang rapat dilengkapi dengan dinding kedap suara.&lt;br /&gt;• Di depan pintu ruang rapat diberi tanda ” harap tenang, ada rapat “.&lt;br /&gt;• Dinding isolator khusus untuk ruang genset.&lt;br /&gt;• Hak-hal lainnya sudah termasuk dalam perencanaan konstruksi gedung dan tata ruang.&lt;br /&gt;Display unit (tata ruang dan letak) :&lt;br /&gt;• Petunjuk disain interior supaya dapat bekerja fleksibel, fit, luas untuk perubahan posisi, pemeliharaan dan adaptasi.&lt;br /&gt;• Konsep disain dan dan letak furniture (1 orang/2 m?).&lt;br /&gt;• Ratio ruang pekerja dan alat kerja mulai dari tahap perencanaan.&lt;br /&gt;• Perhatikan adanya bahaya radiasi, daerah gelombang elektromagnetik.&lt;br /&gt;• Ergonomik aspek antara manusia dengan lingkungan kerjanya.&lt;br /&gt;• Tempat untuk istirahat dan shalat.&lt;br /&gt;• Pantry dilengkapi dengan lemari dapur.&lt;br /&gt;• Ruang tempat penampungan arsip sementara.&lt;br /&gt;• Workshop station (bengkel kerja).&lt;br /&gt;Hygiene dan Sanitasi :&lt;br /&gt;Ruang kerja&lt;br /&gt;• Memelihara kebersihan ruang dan alat kerja serta alat penunjang kerja.&lt;br /&gt;• Secara periodik peralatan/penunjang kerja perlu di up grade.&lt;br /&gt;Toilet/Kamar mandi&lt;br /&gt;• Disediakan tempat cuci tangan dan sabun cair.&lt;br /&gt;• Membuat petunjuk-petunjuk mengenai penggunaan closet duduk, larangan berupa gambar dll.&lt;br /&gt;• Penyediaan bak sampah yang tertutup.&lt;br /&gt;• Lantai kamar mandi diusahakan tidak licin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantin&lt;br /&gt;• Memperhatikan personal hygiene bagi pramusaji (penggunaan tutup kepala, celemek, sarung tangan dll).&lt;br /&gt;• Penyediaan air mengalir dan sabun cair.&lt;br /&gt;• Lantai tetap terpelihara.&lt;br /&gt;• Penyediaan makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Pengolahannya tidak menggunakan minyak goreng secara berulang.&lt;br /&gt;• Penyediaan bak sampah yang tertutup.&lt;br /&gt;• Secara umum di setiap unit kerja dibuat poster yang berhubungan dengan pemeliharaan kebersihan lingkungan kerja.&lt;br /&gt;Psikososial&lt;br /&gt;• Petugas keamanan ditiap lantai.&lt;br /&gt;• Reporting system (komunikasi) ke satuan pengamanan.&lt;br /&gt;• Mencegah budaya kekerasan ditempat kerja yang disebabkan oleh :&lt;br /&gt;1. Budaya nrimo.&lt;br /&gt;2. Sistem pelaporan macet.&lt;br /&gt;3. Ketakutan melaporkan.&lt;br /&gt;4. Tidak tertarik/cuek dengan lingkungan sekitar.&lt;br /&gt;• Semua hal diatas dapat diatasi melalui pembinaan mental dan spiritual secara berkala minimal sebulan sekali.&lt;br /&gt;• Penegakan disiplin ditempat kerja.&lt;br /&gt;• Olah raga di tempat kerja, sebelum memulai kerja.&lt;br /&gt;• Menggalakkan olah raga setiap jumat.&lt;br /&gt;Pemeliharaan&lt;br /&gt;• Melakukan walk through survey tiap bulan/triwulan atau semester, dengan memperhitungkan risiko berdasarkan faktor-faktor konsekuensi, pajanan dan kemungkinan terjadinya.&lt;br /&gt;• Melakukan corrective action apabila ada hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan.&lt;br /&gt;• Pelatihan tanggap darurat secara periodik bagi pegawai.&lt;br /&gt;• Pelatihan investigasi terhadap kemungkinan bahaya bom/kebakaran/demostrasi/ bencana alam serta Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) bagi satuan pengaman.&lt;br /&gt;Aspek K3 perkantoran (tentang penggunaan komputer)&lt;br /&gt;• Pergunakan komputer secara sehat, benar dan nyaman :&lt;br /&gt;• Hal-hal yang harus diperhatikan :&lt;br /&gt;• Memanfaatkan kesepuluh jari.&lt;br /&gt;• Istirahatkan mata dengan melihat kejauhan setiap 15-20 menit.&lt;br /&gt;• Istirahat 5-10 menit tiap satu jam kerja.&lt;br /&gt;• Lakukan peregangan.&lt;br /&gt;• Sudut lampu 45 derajat.&lt;br /&gt;• Hindari cahaya yang menyilaukan, cahaya datang harus dari belakang.&lt;br /&gt;• Sudut pandang 15 derajat, jarak layar dengan mata 30 – 50 cm.&lt;br /&gt;• Kursi ergonomis (adjusted chair).&lt;br /&gt;• Jarak meja dengan paha 20 cm&lt;br /&gt;• Senam waktu istirahat.&lt;br /&gt;Rekomendasi untuk Kesehatan dan Keselamatan Kerja Perkantoran&lt;br /&gt;• Perlu membuat leaflet/poster yang berhubungan dengan penggunaan komputer disetiap unit kerja.&lt;br /&gt;• Mengusulkan pada Pusat Promosi Kesehatan untuk membuat poster/leaflet.&lt;br /&gt;• Penggunaan komputer yang bebas radiasi (Liquor Crystal Display).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pelaksanaan K3 perkantoran perlu memperhatikan 2(dua) hal penting yakni indoor dan outdoor. Baik perhatian terhadap konstruksi gedung beserta perlengkapannya dan operasionalisasinya terhadap bahaya kebakaran serta kode pelaksanannya maupun terhadap jaringan elektrik dan komunikasi, kualitas udara, kualitas pencahayaan, kebisingan, display unit (tata ruang dan alat), hygiene dan sanitasi, psikososial, pemeliharaan maupun aspek lain mengenai penggunaan komputer.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-3700972006033798374?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/3700972006033798374/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/11/kesehatan-dan-kselamatan-kerja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/3700972006033798374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/3700972006033798374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/11/kesehatan-dan-kselamatan-kerja.html' title='KESEHATAN DAN KSELAMATAN KERJA'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-5453861220737640082</id><published>2011-10-29T07:41:00.000-07:00</published><updated>2011-10-29T07:41:39.236-07:00</updated><title type='text'>MEMOAR KULIAH KERJA NYATA di PANGGUNG REJO BLITAR</title><content type='html'>Udara dingin dusun Kalibentak desa Panggung Rejo pagi itu memaksa kami untuk terjaga dari lelap tidur. Semburat cahaya keemasan dari ufuk timur beradu dengan ibu-ibu desa yang bergegas menuju pasar Pon di jalan setapak tak jauh dari sebuah Bank milik pemerintah.&lt;br /&gt;Hari masih terlalu pagi ketika beberapa teman satu kelompokku sudah mengantri giliran mandi. Sebagian yang lain turut berpartisipasi bersama ibu-ibu tadi meramaikan pasar desa yang hanya buka setiap Pon itu. Mereka yang hanya dengan cuci muka sekedarnya mendatangi pasar dengan penuh percaya diri. Aku sendiri pernah satu kali ke pasar itu, disana dijual beraneka macam barang mulai dari sembako hingga pakaian serta tak ketinggalan peralatan pertanian.&lt;br /&gt;Sinar itu semakin garang, memaksa titik-titik embun menguap dari tempatnya, meninggalkan daun-daun yang perlahan mulai menunjukkan gejala layu. “Sudah hampir empat bulan di sini tak turun hujan” demikian kata salah seorang warga ketika kutanya.&lt;br /&gt;Gerahnya udara ketika siang karena hujan tak kunjung turun, berubah menjadi asri karena terobati oleh keramahan warga di desa ini. Hal ini salah satu yang sulit kulupakan.&lt;br /&gt;Tak terasa sudah hampir seminggu aku di desa ini. Bersama 20 orang temanku yang lain. Kami adalah mahasiswa Kuliah kerja Nyata (KKN) Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.&lt;br /&gt;Ketika malam kami dihadirkan sebuah pemandangan yang indah, puluhan layang-layang raksasa dengan lampu beraneka rupa menghiasi langit nan cerah. Beradu dengan bintang yang berkedip riang, didukung hembusan angin yang tak kunjung diam.&lt;br /&gt;Malam berlalu, siang pun berganti hingga tiba lah kami di penghujung hari pelaksanaan KKN ini. Banyak dinamika telah kami lalui, banyak hal telah dilewati. Banyak pelajaran dan hikmah yang bisa kami resapi, mulai dari hal sederhana seperti mengantri mandi, hingga bagaimana memaksa diri agar tak kalah oleh rasa grogi ketika berbicara didepan warga.&lt;br /&gt;Dikelompok, kami secara tak langsung diajarkan untuk saling bertoleransi, saling memahami dan menekan ego pribadi. Diberikan pemahaman tentang bekerja sama, dan merumuskan kegiatan yang bertujuan mengabdikan diri pada masyarakat.&lt;br /&gt;Sungguh bagiku momentum KKN menghadirkan kenangan indah yang sulit dilupakan. Hingga hari ini, tiba-tiba aku merasakan kerinduan yang sangat akan kebersamaan itu. Bercanda bersama dengan teman-teman dari latar belakang budaya berbeda, dan mengenal pribadi-pribadi luar biasa dengan karakter masing-masing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-5453861220737640082?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/5453861220737640082/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/10/memoar-kuliah-kerja-nyata-di-panggung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/5453861220737640082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/5453861220737640082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/10/memoar-kuliah-kerja-nyata-di-panggung.html' title='MEMOAR KULIAH KERJA NYATA di PANGGUNG REJO BLITAR'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-7662181489031671968</id><published>2011-10-17T04:30:00.001-07:00</published><updated>2011-10-17T04:30:27.351-07:00</updated><title type='text'>HANYA MENGAKU MAHASISWA</title><content type='html'>Pagi hari tak terdengar kokok ayam seperti di desa. Hanya kumandang azan yang ramai sekali, bersahutan dari mesjid ke mesjid, dari mushola ke mushola. Lebih pagi lagi ketika bola raksasa berwarna keemasan mulai menampakkan ronanya, menghiasi angkasa di ufuk timur, menciptakan keindahan tiada tara. Aku terkesima hampir beberapa menit mengamati pertunjukan alam yang dipersembahkan untukku.&lt;br /&gt;Jalan Tlogo Mas kembali ramai ketika pagi hari, hilir mudik kendaraan seperti aliran sungai tak pernah berhenti, sehingga kakek-kakek dan anak-anak yang ingin mnenyeberang jalan harus meminta bantuan satpam atau tukang parkir.&lt;br /&gt;Beberapa anak muda yang mengaku mahasiswa baru bangun tidur, mengusap-usap matanya dengan tatapan kosong dan fikiran melayang. Sembari menggeliatkan badan, tangannya mencari hand phone. Melihat jam 8 pagi selimut ditariknya lagi, tidur  dilanjutkan tak peduli orang lain sudah sibuk dengan kegiatannya, tak mau ambil tau orang lain sudah mencipta karya, tak acuh dengan pepatah bangun pagi banyak rezeki, bangun siang rezeki diambil ayam.&lt;br /&gt;Beberapa anak muda lain yang mengaku mahasiswa berbondong mengunjungi sebuah bangunan yang bertulis “warnet”. “Mau kerjakan tugas” salah seorang dari mereka berkata. Sibuk browsing, klik sana sini mencari referensi seperti judul tugas yang diberi dosen.  “Ah, bikin lama, repot, copy paste saja” terdengar bisik diantara mereka.&lt;br /&gt;Di sudut salah satu kamar yang sepi, nyaris tak ada suara. Seorang anak muda memegang sebuah buku, matanya menatap lekat setiap baris kalimat yang tertera. Sesekali dahinya mengernyit, kemudian membuat catatan kecil berisi poin penting dari yang ia baca, ia tak perduli dengan keadaan sekelilingnya, tak tanggap akan perubahan sosial lingkungannya. Baginya nilai “A” adalah harga mati, anak muda ini juga mengaku mahasiswa.&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu mereka yang mengaku mahasiswa berunjuk rasa, meneriakkan kata-kata cerdas dengan suara nyaring. Katanya “Kita harus perhatikan nasib rakyat kecil, kaum lemah dan tertindas, pemerintah tak boleh berlaku seenaknya, ini masalah keadilan” begitu lantang suaranya.&lt;br /&gt;Yang lain ikut menambahkan “Coba perhatikan berapa banyak warga yang akan kehilangan pekerjaan dan otomatis menjadi pengangguran, siapa yang harus menanggung ini semua?” tak kalah lantang. Mereka sangat berani, bersemangat namun biasanya kuliah tak selesai.&lt;br /&gt;Di lain tempat, mereka yang mengaku mahasiswa berkumpul, duduk rapat dengan kaki sedikit ditekuk, karena ruangan yang sempit seolah menjadi sesak. Mereka membicarakan macam-macam hal, seolah seperti orang pintar, berlagak serba tahu dengan gaya bicara dibuat-buat. Namun kadang tanpa referensi yang jelas, sehingga tak terarah. Mereka betah ber jam-jam, dan tak jarang hingga larut malam.&lt;br /&gt;Di tempat ini suasananya beda, mereka yang juga ingin disebut mahasiswa berkumpul. Duduk bersama dengan riang gembira, menyanyi dengan diiringi sebuah gitar lapuk. Sesekali meneguk minuman berbau menyengat dari botol kaca. Bungkus makanan ringan berserakan, abu-abu rokok bertaburan. Mata mereka memerah, tapi tawanya semakin nyaring. Mereka tak perduli dengan orang lain, tak perduli dengan aturan RT, bahkan tak perduli dengan diri sendiri. Tragis.&lt;br /&gt;Di tikungan jalan berdiri sebuah bangunan megah, di dalamnya dua orang tua yang mengaku anaknya mahasiswa bercerita dengan bangga. “Anakku sebentar lagi di wisuda, ia akan jadi sarjana seper ti aku” ujarnya dengan senyum mengembang.&lt;br /&gt;Jauh di ujung desa, dua orang suami istri yang sudah renta juga bercerita. Mereka menceritakan anaknya yang katanya adalah mahasiswa. “Sebentar lagi anak kita diwisuda, bapak benar-benar bangga padanya” ucapnya dengan terisak karena tangis bahagia.&lt;br /&gt;Selesai menulis catatan ini, benakku bertanya, "Seperti apa mahasiswa sesungguhnya?".............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-7662181489031671968?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/7662181489031671968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/10/hanya-mengaku-mahasiswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/7662181489031671968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/7662181489031671968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/10/hanya-mengaku-mahasiswa.html' title='HANYA MENGAKU MAHASISWA'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-3310660062158859544</id><published>2011-10-10T19:55:00.000-07:00</published><updated>2011-10-10T19:55:13.337-07:00</updated><title type='text'>Menjadi Orang Sukses</title><content type='html'>HANYA ORANG YANG TAK PERNAH MENYERAH YANG AKAN JADI PEMENANG&lt;br /&gt;Sesungguhnya tiada kesuksesan tanpa melalui sebuah perjuangan yang besar. Dan nanti akan berbuah indah pada waktunya, tentu saja jika semuanya bisa dilalui dengan sabar, iklas dan penuh tanggung jawab. Kedisiplinan adalah nilai yang tak boleh ditawar lagi dalam menuju sukses. Kedisiplinan akan selalu berbanding lurus dengan keberhasilan seseorang. Adalah hal mustahil seorang yang tak disiplin bisa mencapai kesuksesan. Ombak yang tenang tak akan menghasilkan pelaut yang tangguh. Dan hal-hal yang bagi sebagian orang adalah membahayakan, bagi pemenang itu adalah tantangan. Maka orang sukses  bukan orang yang menghindari masalah, tapi ia adalah orang yang pandai menghadirkan solusi dari setiap permasalahan yang muncul.&lt;br /&gt; Namun perlu disadri, bahwa banyak orang yang merencanakan untuk sukses tanpa dibarengi dengan action untuk mencapai sukses itu sendiri. Sehingga rencana hanya sebatas rencana dan wacana yang tak lebih dari sekedar pemanis bibir. Pastilah berbeda dengan orang yang benar-benar serius dalam mencapai kesusksesannya. Mereka akan mulai bergerak walau selangkah, perlahan namun pasti dan penuh rasa percaya diri.&lt;br /&gt; Telah banyak orang yang memimpikan kesuksesan 10 tahun yang lalu. Tak sedikit pula orang yang mendambakan keberhasilan mereka di usia muda. Namun mereka tak berubah nasibnya seperti ketika mereka mengucapakn kata "Aku harus berhasil 10 tahun lagi". Berbeda mdengan orang-orang yang mengatakan "Aku ingin sukses" dan mereka membarengi ucapannya dengan kerja keras, disiplin dan fokus pada apa yang diimpikannya saat itu juga tanpa pernah menunda waktu.&lt;br /&gt; Walaupun memang kesuksesan adalah hal yang relatif dan bersifat persepsi, namun harus disadari bahwa kesuksesan intinya adalah keberhasilan seseorang mencapai tujuannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-3310660062158859544?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/3310660062158859544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/10/menjadi-orang-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/3310660062158859544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/3310660062158859544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/10/menjadi-orang-sukses.html' title='Menjadi Orang Sukses'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-7373337709374436136</id><published>2011-07-26T08:12:00.000-07:00</published><updated>2011-07-26T08:12:38.582-07:00</updated><title type='text'>Catatan Tak Tentu</title><content type='html'>Sebuah nyanyian indah nan syahdu, mengalir dari sudut ruang gelap di lorong sempit. Mata-mata terkesiap dan kuping-kuping tercekat mendengarnya. Ia adalah nyanyian sepenuh jiwa, yang dilantunkan oleh seorang yang sedang dirundung duka nestapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu aku bangun kesiangan, ketika kulihat dia sudah siap dengan seragam barunya. Tampak semangat sekali, aku tercenung sesaat sambil mengucek mata, kulirik dia. Jas yang dikenankannya tampak kebesaran, dan celana hitam pekat itu pun terlihat agak panjang. "Ada apa liat-liat?" tanyanya. "Enggak, bagus" celetukku seraya bergegas menuju kamar mandi dan mencuci muka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-7373337709374436136?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/7373337709374436136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/07/catatan-tak-tentu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/7373337709374436136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/7373337709374436136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/07/catatan-tak-tentu.html' title='Catatan Tak Tentu'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-7401272265368698568</id><published>2011-06-19T20:15:00.000-07:00</published><updated>2011-06-19T20:15:59.385-07:00</updated><title type='text'>Inspirasi</title><content type='html'>Jika Anda menginginkan sesuatu yang belum pernah anda miliki, Anda harus bersedia melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan.(Thomas Jefferson).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan ini kita tidak dapat selalu melakukan hal yang besar. Tetapi kita dapat melakukan banyak hal kecil dengan cinta yang besar (Mother Teresa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara memulai adalah dengan berhenti berbicara dan mulai melakukan (Walt Disney.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. ~ Imam An Nawawi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-7401272265368698568?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/7401272265368698568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/06/inspirasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/7401272265368698568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/7401272265368698568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/06/inspirasi.html' title='Inspirasi'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-9013307759435509649</id><published>2011-05-27T18:33:00.000-07:00</published><updated>2011-05-27T18:39:00.313-07:00</updated><title type='text'>Kelompok Belajar Mengaji KOMUNI</title><content type='html'>Dalam minggu ini di Komisariat HMI Unitri ada sesuatu yang baru. Yaitu terbentuknya kelompok belajar mengaji yang diprakarsai bidang PTKP. Banyak yang tertarik belajar, tak hanya anggota, pengurus pun ikut belajar bersama-sama. Ada tiga jenis pembelajaran yang dipelajari, yang pertama adalah kelompok yang belajar pada tahap awal (pengenalan huruf dan menyambungkan huruf, kelompok kedua mempelajari makhrojul huruf, memperlancar bacaan, panjang pendek dan intonasi, kelompok ketiga mempelajari hukum dan ilmu tajwid dalam membaca Al Quran.&lt;br /&gt;Dari beberapa kelompok juga ada yang berminat mempelajari Tilawatil Qur'an. Tilawatil Qur'an merupakan seni membaca indah Al Quran yang didalamnya terdapat bebrapa kaidah dan aturan disamping hukum dan ilmu tajwid. Maka seseorang yang ingin mempelajari tilawatil Qur'an hendaknya telah menguasai hukum tajwid dan lancar bacaannya. Bagi teman yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Tilawatil Al Qur'an &lt;a href="http://birojasahirgayo.blogspot.com/2009/03/belajar-tilawatil-quran-qiro-at.html" target="new"&gt;silakan klik&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-9013307759435509649?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/9013307759435509649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/05/dalam-minggu-ini-di-komisariat-hmi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/9013307759435509649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/9013307759435509649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/05/dalam-minggu-ini-di-komisariat-hmi.html' title='Kelompok Belajar Mengaji KOMUNI'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-5034672889825817060</id><published>2011-05-21T19:15:00.001-07:00</published><updated>2011-05-21T19:15:57.663-07:00</updated><title type='text'>INDONESIAN FOOD FESTIVAL HIMATIP 2011</title><content type='html'>Negara kita sangat kaya akan bahan makanan, dan kita ketahui hampir disetiap daerah memiliki makanan khas daerah masing-masing. Berbagai makanan dan minuman yang merupakan penganan khas daerah meiliki nilai eksotis tersendiri yang penting untuk dilestarikan. Upaya ini bukan hanya untuk kepentingan variasi sumber bahan makanan, namun juga berfungsi dalam rangka mengenalkan ke khassan aneka makanan dan minuman daerah kepada mahasiswa sebagai generasi muda. Melalui ini pula diharapkan kita mampu mengembangkan kreasi makanan berbasis lokal menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis dan higienis.&lt;br /&gt; Melihat kondisi di internal kampus Tribhuwana Tunggadewi sendiri yang notabene memiliki mahasiswa yang berasal hampir dari seluruh daerah di Indonesia. Maka menjadi hal yang penting bagi para mahasiswa ini untuk lebih mengenal makanan dan minuman yang khas dari daerah mereka.&lt;br /&gt; Kondisi yang tidak bisa kita pungkiri juga adalah globalisasi disegala bidang yang mengharuskan kita untuk menghasilkan produk yang mampu bersaing dengan produk impor, baik dari segi kuantitas terlebih kualitasnya. Tidak menutup kemungkinan makanan dan minuman khas daerah ini memiliki kualitas yang tinggi dan berpotensi menjadi bahan makanan baru yang berkualitas untuk dikonsumsi secara meluas bahkan mampu bersaing dengan produk impor.&lt;br /&gt; Melihat beberapa hal di atas, Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian (HIMATIP) Universitas Tribhuwana Tunggadewi berinisiatif mengadakan event ini. Melalui acara ini diharapakan paling tidak kita bisa saling mengenal makanan dan minuman khas dari daerah masing-masing, sehingga efek selanjutnya adalah tumbuhnya rasa cinta akan produk makanan berbasis lokal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-5034672889825817060?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/5034672889825817060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/05/indonesian-food-festival-himatip-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/5034672889825817060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/5034672889825817060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/05/indonesian-food-festival-himatip-2011.html' title='INDONESIAN FOOD FESTIVAL HIMATIP 2011'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-2394893325690001394</id><published>2011-05-15T08:35:00.000-07:00</published><updated>2011-05-15T08:37:40.161-07:00</updated><title type='text'>ENERGI KREASI ALAM BAWAH SADAR</title><content type='html'>Sudah seringkali  kudengar ungkapan kaum bijak pandai. Dan juga sudah banyak ditulis, semua memfatwakan kalau kesuksesan berawal dari sebuah impian. Hari ini (15/05/11) ungkapan itu sekali lagi kudengar. Kali ini dengan mengutip pada sebuah penelitian, Kanda Ahmad Mukhlis Yusuf menyampaikannya. “Orang yang memilik impian kemudian menuliskannya, maka 75% kemungkinannya akan mencapai keberhasilan, namun mereka yang memiliki impian tanpa menuliskannya maka kemungkinan impian itu terwujud hanya 40%.” demikian pungkasnya.&lt;br /&gt;Impian adalah hal yang gratis, siapa saja boleh bermimpi, memimpikan apa saja. Tak ada yang akan mengintervensi kita dalam bermimpi, maka bisa dan memiliki mimpi adalah sebuah anugerah yang harus kita manfaatkan secara optimal. Pertanyaannya “Sudahkah kita menciptakan mimpi sekarang?”&lt;br /&gt;Semua mimpi pasti bisa diwujudkan asalkan kita bersungguh-sungguh dalam menggapainya. Namun seorang pemimpi janganlah mudah menyerah dan putus asa.  Tak ada yang tidak memiliki kemungkinan di dunia ini, semuanya adalah mungkin.&lt;br /&gt;Hal yang tak kalah penting juga adalah, ketika kita sudah menciptakan mimpi, maka kita harus yakin bahwa mimpi tersebut bisa diwujudkankan. Keyakinan yang kuat akan melahirkan motivasi yang besar dalam diri.&lt;br /&gt;Maka, mari kita ciptakan mimpi, dilanjutkan dengan menyusun strategi dan upaya-upaya ke arah tercapainya impian itu. Hari ini misalnya saya bermimpi “Saya ingin jadi penulis hebat 10 tahun lagi” dan saya sudah menuliskannya, kemudian sebagai bentuk ikhtiar sederhana saya guna menuju ke arah terwujudnya impian itu adalah dengan menulis di blog yang kawan-kawan baca ini.&lt;br /&gt;SELAMAT MENCIPTA MIMPI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-2394893325690001394?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/2394893325690001394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/05/sudah-seringkali-kudengar-ungkapan-kaum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/2394893325690001394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/2394893325690001394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/05/sudah-seringkali-kudengar-ungkapan-kaum.html' title='ENERGI KREASI ALAM BAWAH SADAR'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-3353319573922735521</id><published>2011-04-24T01:13:00.000-07:00</published><updated>2011-04-24T01:13:40.251-07:00</updated><title type='text'>Dampak Negatif Globalisasi</title><content type='html'>Globalisasi adalah suatu kondisi global yang memungkinkan orang saling berinteraksi tanpa mengenal batas wilayah negara. Keadaan ini membawa berbagai dampak tidak hanya yang positif tapi juga dampak negatif bisa timbul dari kondisi global ini.&lt;br /&gt;Globalisasi di jaman ini telah melanda seluruh sendi kehidupan kita, mulai dari politik, budaya agama hingga sesuatu yang sangat remeh pun ternyata jika kita cermati telah pula terkena dampak globalisasi.&lt;br /&gt;Tak terkecuali di bidang ekonomi dan perdagangan, terlebih di masa kini muncul berbagai organisasi lintas negara "internasional" yang bergerak di bidang perdagangan dunia. Di Indonesia sendiri kita mengenal dari yang namanya GATT (&lt;i&gt;General Agreement of Tariffs and Trade&lt;/i&gt;) sampai ACFTA (CHINA-ASEAN FREE TRADE AREA) ACFTA merupakan salah satu perjanjian kerjasama ekonomi yang dibuat oleh ASEAN dengan Negara China. AFTA ini mulai berjalan efektif pada awal januari 2010.&lt;br /&gt;Jika kita melihat dari satu sisi, maka akan kita temukan berbagai hal yang seolah-olah menguntungkan kita. Namun di sisi lain globalisasi juga membawa hal yang dapat menimbulkan masalah baru. Dalam bidang pertanian misalanya, bagaimana pasar kita di tanah air hari ini, tak mampu mengimbangi serbuan produk dari luar negeri, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Sehingga hal ini secara tidak langsung berdampak pada yang pertama adalah pola konsumsi masyarakat yang berubah cenderung memilih produk impor, terutama untuk kalangan menengah ke atas.&lt;br /&gt;Efek yang kemudian muncul oleh hal ini tentu saja menurunnya permintaan produk atau komoditas yang dihasilkan petani kita, sementara permintaan produk (pertanian) impor semakin meroket.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-3353319573922735521?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/3353319573922735521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/04/dampak-negatif-globalisasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/3353319573922735521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/3353319573922735521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/04/dampak-negatif-globalisasi.html' title='Dampak Negatif Globalisasi'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-1780893901273339847</id><published>2011-04-20T00:46:00.000-07:00</published><updated>2011-04-20T00:46:05.065-07:00</updated><title type='text'>KEPEKAAN SOSIAL</title><content type='html'>Akhir-akhir ini kita menyaksikan berbagai bencana alam silih berganti menghampiri. Tak hanya di negeri kita Indonesia, melainkan juga di beberapa negara lain di belahan dunia.  Bencana alam ini tentu selain akan merugikan berupa harta, jiwa dan bangunan, juga akan menyisakan luka yang mendalam bagi para korban.&lt;br /&gt; Di sinilah keberadaan relawan di perlukan dalam membantu para korban. Tak terkecuali mahasiswa yang dengan Tri Dharma Perguruan Tingginya, maka hal ini merupakan salah satu perwujudan dari pengabdian kepada masyarakat. Bantuan yang diberikan bisa berupa materi (uang dan bahan makanan) maupun non materi (menghibur korban).&lt;br /&gt;Dengan terjunnya mahasiswa ke ranah-ranah sosial di samping meringankan beban korban bencana, maka efek lain yang akan muncul adalah klarifikasi terhadap anggapan bahwa mahasiswa hanya orang yang bergelut dengan teori, sok tau, suka demo, rusuh dan sebagainya. Namun mahasiswa juga bisa menempatkan diri dalam masyarakat serta punya kepekaan sosial yang tinggi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-1780893901273339847?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/1780893901273339847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/04/kepekaan-sosial.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/1780893901273339847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/1780893901273339847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/04/kepekaan-sosial.html' title='KEPEKAAN SOSIAL'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-8906878998343493760</id><published>2011-04-18T00:39:00.001-07:00</published><updated>2011-04-18T00:39:38.893-07:00</updated><title type='text'>KEBERADAAN PERHIMPUNAN DAERAH DI KALANGAN MAHASISWA</title><content type='html'>Perhimpunan mahasiswa berbasis kedaerahan memiliki daya tarik tersendiri dibanding organisasi-organisasi lain. Karena banyaknya kesamaan-kesamaan antar setiap anggotanya─budaya, bahasa, serta latar belakang sejarah─ sehingga dengan sendirinya akan memunculkan sinergitas yang kuat dalam menghimpun jalinan persaudaraan antar sesama mahasiswa sedaerah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kekhawatiran akan munculnya ego kedaerahan tentu bisa saja terjadi. Namun, hal ini bisa dieliminir dengan mengadakan kegiatan-kegiatan, pentas kesenian daerah misalnya, yang melibatkan seluruh perhimpunan mahasiswa daerah dari daerah-daerah  lain yang bisa dijangkau di lingkup Universitas, sehingga perhimpunan mahasiswa tidak hanya menjadi sarana integrasi namun juga akan menjadi wadah aktualisasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-8906878998343493760?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/8906878998343493760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/04/keberadaan-perhimpunan-daerah-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/8906878998343493760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/8906878998343493760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/04/keberadaan-perhimpunan-daerah-di.html' title='KEBERADAAN PERHIMPUNAN DAERAH DI KALANGAN MAHASISWA'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-3117978934008760824</id><published>2011-04-02T22:54:00.001-07:00</published><updated>2011-04-02T22:54:23.242-07:00</updated><title type='text'>KEHARUSAN dan SEHARUSNYA</title><content type='html'>Sering kita mendengar dua kata yang berasal dari kata yang sama ini, yakni kata "harus"... Namun dalam penggunaanya pada kalimat akan menimbulkan makna dan arti berbeda,,,so bgaimana kwan2 menerjemahkan kata2 ini,,,atau dimana letak perbedaan maknanya,,,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-3117978934008760824?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/3117978934008760824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/04/keharusan-dan-seharusnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/3117978934008760824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/3117978934008760824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/04/keharusan-dan-seharusnya.html' title='KEHARUSAN dan SEHARUSNYA'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-4582464770207435601</id><published>2011-03-31T05:56:00.000-07:00</published><updated>2011-03-31T05:56:27.653-07:00</updated><title type='text'>Kesadaran yang Tergerus (Sambas Version)</title><content type='html'>Kini tok semuenye berubah. Parameter urang ngukor kemajuan pun dah mule begeser.  Nilai-nilai udah macam daan jelas agek. Orientasi orang dalam berbuat pun macam dak jelas juak. Ntah ape yang terjadi. Kirekire tok lah kali salah satu efek ape yang urang kota sebut globalisasi.&lt;br /&gt;Sehingga hal tadek ye secara sadar maupun daan udah turut mengubah pola pikir kite. Budaya luhur dan kesopanan dah dak agek urang dulikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-4582464770207435601?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/4582464770207435601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/03/kesadaran-yang-tergerus-sambas-version.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/4582464770207435601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/4582464770207435601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/03/kesadaran-yang-tergerus-sambas-version.html' title='Kesadaran yang Tergerus (Sambas Version)'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-273902910501532556</id><published>2011-03-30T18:45:00.000-07:00</published><updated>2011-03-30T18:51:07.388-07:00</updated><title type='text'>Sejarah Sikat Gigi</title><content type='html'>Sikat gigi, tentu kita semua sudah mengenal yang satu ini. Sejak kecil kita sudah dibiasakan untuk menggosok gigi. Gigi merupakan salah satu bagian tubuh yang penting, disamping fungsinya untuk mengunyah makanan, gigi juga akan menjadi sesuatu yang bisa meperindah penampilan pemuliknya. Namun pasti banyak yang belum tau tentang sejarah sikat gigi muncul ke dunia ini seperti apa,,,hehe.&lt;br /&gt;Buat yang pengen tau &lt;a href="http://othenkinfo.blogspot.com/2009/11/normal-0-false-false-false.html#comment-form"&gt;klik di sini&lt;/a&gt; gimana awal munculnya sikat gigi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-273902910501532556?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://othenkinfo.blogspot.com/2009/11/normal-0-false-false-false.html#comment-form' title='Sejarah Sikat Gigi'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/273902910501532556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/03/othenk-info-sikat-gigi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/273902910501532556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/273902910501532556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/03/othenk-info-sikat-gigi.html' title='Sejarah Sikat Gigi'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-4308124111387048948</id><published>2011-03-27T08:18:00.000-07:00</published><updated>2011-03-31T06:09:34.567-07:00</updated><title type='text'>Hanya Mengaku Mahasiswa</title><content type='html'>Pagi hari tak terdengar kokok ayam seperti di desa. Hanya kumandang azan yang ramai sekali, bersahutan dari mesjid ke mesjid, dari mushola ke mushola. Lebih pagi lagi ketika bola raksasa berwarna keemasan mulai menampakkan ronanya, menghiasi angkasa di ufuk timur, menciptakan keindahan tiada tara. Aku terkesima hampir beberapa menit mengamati pertunjukan alam yang dipersembahkan untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan Tlogo Mas kembali ramai ketika pagi hari, hilir mudik kendaraan seperti aliran sungai tak pernah berhenti, sehingga kakek-kakek dan anak-anak yang ingin mnenyeberang jalan harus meminta bantuan satpam atau tukang parkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa anak muda yang mengaku mahasiswa baru bangun tidur, mengusap-usap matanya dengan tatapan kosong dan fikiran melayang. Sembari menggeliatkan badan, tangannya mencari hand phone. Melihat jam 8 pagi selimut ditariknya lagi, tidur  dilanjutkan tak peduli orang lain sudah sibuk dengan kegiatannya, tak mau ambil tau orang lain sudah mencipta karya, tak acuh dengan pepatah bangun pagi banyak rezeki, bangun siang rezeki diambil ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa anak muda lain yang mengaku mahasiswa berbondong mengunjungi sebuah bangunan yang bertulis “warnet”. “Mau kerjakan tugas” salah seorang dari mereka berkata. Sibuk browsing, klik sana sini mencari referensi seperti judul tugas yang diberi dosen.  “Ah, bikin lama, repot, copy paste saja” terdengar bisik diantara mereka&lt;!–nextpage–&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sudut salah satu kamar yang sepi, nyaris tak ada suara. Seorang anak muda memegang sebuah buku, matanya menatap lekat setiap baris kalimat yang tertera. Sesekali dahinya mengernyit, kemudian membuat catatan kecil berisi poin penting dari yang ia baca, ia tak perduli dengan keadaan sekelilingnya, tak tanggap akan perubahan sosial lingkungannya. Baginya nilai “A” adalah harga mati, anak muda ini juga mengaku mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu mereka yang mengaku mahasiswa berunjuk rasa, meneriakkan kata-kata cerdas dengan suara nyaring. Katanya “Kita harus perhatikan nasib rakyat kecil, kaum lemah dan tertindas, pemerintah tak boleh berlaku seenaknya, ini masalah keadilan” begitu lantang suaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lain ikut menambahkan “Coba perhatikan berapa banyak warga yang akan kehilangan pekerjaan dan otomatis menjadi pengangguran, siapa yang harus menanggung ini semua?” tak kalah lantang. Mereka sangat berani, bersemangat namun biasanya kuliah tak selesai.&lt;br /&gt;Di lain tempat, mereka yang mengaku mahasiswa berkumpul, duduk rapat dengan kaki sedikit ditekuk, karena ruangan yang sempit seolah menjadi sesak. Mereka membicarakan macam-macam hal, seolah seperti orang pintar, berlagak serba tahu dengan gaya bicara dibuat-buat. Namun kadang tanpa referensi yang jelas, sehingga tak terarah. Mereka betah ber jam-jam, dan tak jarang hingga larut malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat ini suasananya beda, mereka yang juga ingin disebut mahasiswa berkumpul. Duduk bersama dengan riang gembira, menyanyi dengan diiringi sebuah gitar lapuk. Sesekali meneguk minuman berbau menyengat dari botol kaca. Bungkus makanan ringan berserakan, abu-abu rokok bertaburan. Mata mereka memerah, tapi tawanya semakin nyaring. Mereka tak perduli dengan orang lain, tak perduli dengan aturan RT, bahkan tak perduli dengan diri sendiri. Tragis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tikungan jalan berdiri sebuah bangunan megah, di dalamnya dua orang tua yang mengaku anaknya mahasiswa bercerita dengan bangga. “Anakku sebentar lagi di wisuda, ia akan jadi sarjana seper ti aku” ujarnya dengan senyum mengembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh di ujung desa, dua orang suami istri yang sudah renta juga bercerita. Mereka menceritakan anaknya yang katanya adalah mahasiswa. “Sebentar lagi anak kita diwisuda, bapak benar-benar bangga padanya” ucapnya dengan terisak karena tangis bahagia....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-4308124111387048948?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/4308124111387048948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/03/hanya-mengaku-mahasiswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/4308124111387048948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/4308124111387048948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/03/hanya-mengaku-mahasiswa.html' title='Hanya Mengaku Mahasiswa'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-6720723149657927402</id><published>2011-03-11T19:06:00.000-08:00</published><updated>2011-03-17T07:13:22.574-07:00</updated><title type='text'>MAHASISWA DAN ORGANISASI</title><content type='html'>Mahasiswa adalah insan akademis yang dalam kesehariannya bergelut dengan wacana keilmuan. Wacana keilmuan dan wawasan intelektual mahasiswa (&lt;i&gt;hard skill&lt;/i&gt;) dipahami sudah terpenuhi melalui kegiatan akademik di kampus. Namun pembekalan &lt;i&gt;soft skill&lt;/i&gt; mahasiswa seperti pembinaan mental dan kepekaan sosial (sikap dan perilaku) belum sepenuhnya didapat melalui kegiatan akademik.&lt;br /&gt;Karenanya, menjadi penting bagi seorang mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan organisasi dalam rangka menyiapkan diri sebelum terjun ke masayarakat dan dunia kerja yang berdimensi lebih kompleks dan luas.&lt;br /&gt;Tidak dipungkiri bahwa satu-satunya wadah yang bisa menjadi sarana mahasiswa untuk mengaktualisasikan bakat, minat dan keterampilan yang ingin digelutinya hanyalah organisasi.&lt;br /&gt;Selain sebagai tempat aktualisasi, organisasi juga merupakan media yang akan menjadi sarana intergrasi mahasiswa. Dimana mereka bisa saling bertukar fikiran, berdiskusi, dan membicarakan masalah-masalah sesuai disiplin ilmu yang digeluti. Sehingga efeknya akan mempererat jalinan silaturahmi dan membentuk sinergi yang bisa membawa kepada pengembangan diri dan dan kemajuan organisasi itu sendiri.&lt;br /&gt;Namun, organisasi tidak akan memberikan kontribusi apa-apa kepada anggotanya, tanpa kesadaran akan peran dan fungsi dari masing-masing anggota dalam organisasi tersebut.&lt;br /&gt;Karenanya diperlukan sinergitas dan kesadaran yang kuat dari para mahasiswa ini, jika memang mereka berniat mengembangkan diri dan memilih organisasi sebagai wadah untuk itu, sudah sewajarnya konsekwensi yang harus dilalui adalah ikut aktif terlibat dalam setiap kegiatan organisasi yang dipilihnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-6720723149657927402?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/6720723149657927402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/03/mahasiswa-dan-organisasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/6720723149657927402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/6720723149657927402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/03/mahasiswa-dan-organisasi.html' title='MAHASISWA DAN ORGANISASI'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-8090078537147029966</id><published>2011-03-01T20:29:00.000-08:00</published><updated>2011-03-12T06:59:52.999-08:00</updated><title type='text'>RAJA DANGDUT RHOMA IRAMA</title><content type='html'>Fenomenal,,satu kata yang sangat layak jika kita membicarakan konstelasi musik dangdut di tanah air ini. Ketika menyebut "dangdut" maka secara spontan ingatan kita akan tertuju pada seorang tokoh yang identik dengan gitar dan baju serupa jubahnya. Dialah Haji Rhoma Irama, atau yang biasa disapa Bang Haji. Beliau dengan karya-karya agungnya mampu memposisikan musik dangdut menjadi sangat populer, bahkan beliau juga pernah manggung di Amerika Serikat. Membicarakan Rhoma Irama, banyak hal yang bisa kita lihat, selain karya-karya beliau yang memukau dan tak lekang oleh waktu, Rhoma Irama juga identik dengan karishma yang kuat serta gaya bicara yang khas. Sehingga gaya yang di bawa oleh beliau sering dicontoh di kalangan dunia hiburan, baik itu lawak maupun sinetron di televisi.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-HKbzTDTpgdA/TW3FkV3x6XI/AAAAAAAAAF0/Aip6TL5wYQ0/s1600/rhoma.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-HKbzTDTpgdA/TW3FkV3x6XI/AAAAAAAAAF0/Aip6TL5wYQ0/s200/rhoma.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Saya sendiri sangat mengagumi tokoh ini, karena beliau selain seniman juga merupakan pendakwah yang sangat berpengaruh, dakwahnya bisa menyentuh semua kalangan. Dulu, ketika masih kecil Bapak dan Ibu saya sering bercerita ketika di Bioskop didekat desa saya menayangkan film Rhoma Irama, maka penduduk dari berbagai pelosok akan berdatangan sehingga tak jarang mereka kehabisan tempat duduk. Bang Haji memang telah menjadi daya bius dahsyat dengan pesona musik dangdutnya. Mengakhiri posting ini, penulis berharap semoga musik dangdut terus hidup. Bagi kawan-kawan yang mungkin belum pernah dengar lagu Rhoma Irama coba sesekali dengar dan renungkan pesannya..............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-8090078537147029966?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/8090078537147029966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/03/raja-dangdut-rhoma-irama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/8090078537147029966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/8090078537147029966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/03/raja-dangdut-rhoma-irama.html' title='RAJA DANGDUT RHOMA IRAMA'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-HKbzTDTpgdA/TW3FkV3x6XI/AAAAAAAAAF0/Aip6TL5wYQ0/s72-c/rhoma.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-2642966904864748819</id><published>2011-02-20T22:57:00.000-08:00</published><updated>2011-02-20T22:57:56.904-08:00</updated><title type='text'>PKL di BTP Bedali Lawang</title><content type='html'>Aku dan 8 orang teman ku, melakasanakan praktek kerja lapang di Balai Teknologi Pertanian Bedali Lawang, mulai tanggal 07 Februari-07 maret 2011. Berbagai pengalaman dan pengetahuan baru tentang proses pengolahan hasil pertanian kami dapatkan, serta pengetahuan tentang mesin dan peralatan juga di sampaikan dosen pembimbing di lapangan.&lt;br /&gt;Di Jalan Dr. Cipto ini, kami berkumpul, ketika malam hari susasanya agak sepi, tapi cukup mendukung sebagai tempat menenangkan diri setelah satu semester berkutat di bangku kuliah yang melelahkan. Asyik sekali PKL sekaligus liburan..........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-2642966904864748819?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/2642966904864748819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/02/pkl-di-btp-bedali-lawang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/2642966904864748819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/2642966904864748819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/02/pkl-di-btp-bedali-lawang.html' title='PKL di BTP Bedali Lawang'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-6041725809618925459</id><published>2011-01-30T12:50:00.000-08:00</published><updated>2011-01-30T12:51:29.559-08:00</updated><title type='text'>Alun-alun Kota Malang</title><content type='html'>Dulu, ketika pertama kali menginjakkan kaki ke Jawa Timur, tepatnya di kota Malang, Aku dan teman-teman sering sekali berkunjung ke alun-alun kota Malang. Sekedar untuk melepas lelah setelah kuliah, sambil foto-foto dengan latar belakang masjid Jami' Malang yang megah, atau ketika ingin berbelanja ke Pasar besar dan sejumlah mall di sekitar alun-alun kota.&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/TUXOsRf_B2I/AAAAAAAAAFo/kp1qEbtytmI/s1600/DSC03289.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/TUXOsRf_B2I/AAAAAAAAAFo/kp1qEbtytmI/s200/DSC03289.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ini salah satu foto kami, ketika itu setelah selesai ujian akhir semester, kami langsung bersantai ria di sana. Asyik deh pokoknya.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-6041725809618925459?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/6041725809618925459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/01/alun-alun-kota-malang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/6041725809618925459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/6041725809618925459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/01/alun-alun-kota-malang.html' title='Alun-alun Kota Malang'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/TUXOsRf_B2I/AAAAAAAAAFo/kp1qEbtytmI/s72-c/DSC03289.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-1856580626404400441</id><published>2011-01-03T23:24:00.001-08:00</published><updated>2011-01-03T23:24:27.221-08:00</updated><title type='text'>jeritan hati</title><content type='html'>Sore ini, q dengar halilintar menjerit, langit menangis. Angin mendesah tak ramah. Matahari sejak td sembunyi..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-1856580626404400441?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/1856580626404400441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/01/jeritan-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/1856580626404400441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/1856580626404400441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2011/01/jeritan-hati.html' title='jeritan hati'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-312168037945162468</id><published>2010-07-14T00:04:00.000-07:00</published><updated>2010-07-14T00:04:15.031-07:00</updated><title type='text'>PIALA DUNIA "OWH"...</title><content type='html'>Semarak dan pesta piala dunia sangat membuat heboh pecinta bola. Hal ini tak mengecualikan pejabat dan petinggi negara kita. Betapa ketika dalam sebuah pertemuan rapat, terlihat beberapa pejabat yang ngantuk dan sesekali menguap. Hal ini seperti yang diliput media beberapa hari lalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-312168037945162468?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/312168037945162468/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2010/07/piala-dunia-owh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/312168037945162468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/312168037945162468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2010/07/piala-dunia-owh.html' title='PIALA DUNIA &quot;OWH&quot;...'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-2154885872636640753</id><published>2010-05-20T19:51:00.000-07:00</published><updated>2010-05-20T19:51:50.238-07:00</updated><title type='text'>NGE 'ROCK' SAMBIL ZIKIR</title><content type='html'>Pada suatu Jum'at di masjid,, sebentar lagi azan dikumandangkan. Semua jamaah terlihat khusyu' dengan ibadahnya masing-masing. Ada yang membaca surat yasin, ada yang asyik bertasbih, berzikir, dan ada yang duduk terpekur sambil matanya terpejam, untuk yang terakhir ini aku tak tau pasti apakah ia tenggelam dalam ekstase ibadahnya atau malah tertidur karena ngantuk. &lt;br /&gt;Aku sendiri memegang sebuah surat yasin, tapi tak selesai ku baca karena waktuku tersita untuk mengamati aktivitas para jamaah. Entah kenapa aku senang melakukannya. Tiba-tiba pandanganku terarah pada seorang jamaah di sudut ruangan masjid. Ia kelihatan tak muda lagi, ku kira berumur 65 tahun. Aku tersentak sambil menahan tawa, karena pada telinga jamaah tersebut, terselip headset dan kepalanya terlihat mengangguk mengikuti suara edari headset. Tapi aku taj tau pasti, mungkin dia lagi mendengar alunan tilawah alqur'an, tapi waktu itu aku berpikir,,"Wah, nih kakek gokil juga, ngerock sambil zikir".............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-2154885872636640753?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/2154885872636640753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2010/05/nge-rock-sambil-zikir.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/2154885872636640753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/2154885872636640753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2010/05/nge-rock-sambil-zikir.html' title='NGE &apos;ROCK&apos; SAMBIL ZIKIR'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-98451521091777916</id><published>2010-03-31T01:40:00.001-07:00</published><updated>2010-03-31T01:55:31.633-07:00</updated><title type='text'>puisi ku</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;Sungguh kau tlah menginfeksiku dengan virus cinta mahaganas,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kini kau mulai merasuki fikiran dan sistem sarafku,,,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hingga tanpa ampun,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku takluk kepadamu,,,,,,,,,,,,&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-98451521091777916?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/98451521091777916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2010/03/puisi-ku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/98451521091777916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/98451521091777916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2010/03/puisi-ku.html' title='puisi ku'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-4794031546369419659</id><published>2010-03-17T21:27:00.001-07:00</published><updated>2010-03-31T02:06:49.490-07:00</updated><title type='text'>kacau.........</title><content type='html'>Kawan tahukah kalian arti keindahan sesungguhnya? Apakah keindahan itu, sesuatu yang sedap dipandang mata, atau asyik buat didengar telinga. Ataukah keindahan itu sesuatu yang karena esensiny bisa menggetarkan jiwa. . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengingat bayangmu yang jauh pada waktu yang kian sempit, dadaku nyaris terbelah perih melolong sengit, rinduku membuncah merobek langit. kutitip puisi rindu pada nyanyi angin sendu agar hati tak kian pilu berharap kaupun rindu..............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Allahumma shalli ala Muhammad. . . Ya Rasul. . . Sungguh mulia dan luhur budiMu, sungguh agung dan santun sifatMu. Sungguh sopan dan terpuji tutur kataMu. Sungguh Engkau adaLah guru maha besar umat manusia, meskipun tidak bergeLar DOKTOR. . ! Ya Allah, , , tumbuhkn kcintaan maha besar dalam hatiku, pada RasuLMu yg agun...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Akhirnya aq MengaLamiNya juga kawan, , ,tapi terNyata sakitNya gx kayak yg di Lagu Band-Band sekarang, sepertinya yg begitu mah, udah terkena penyakit OBSESIF KOMPULSIF. . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirimu bagai crayon dan canvas dalam hidupQ...yang bisa mewarnai hari dan melukis indah stiap waktu yang kulalui..... tapi akankah????.............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan. . . . Aku di sini, menjadi bagian dari popuLasi mahasiswa pendatang, ,dengan satu tekad dan niat menimba iLmu, untuk diisikan ke wadah yang tak pernah penuh-otak-.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-4794031546369419659?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/4794031546369419659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2010/03/taxi-band.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/4794031546369419659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/4794031546369419659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2010/03/taxi-band.html' title='kacau.........'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-9179727933529373200</id><published>2010-02-27T13:56:00.000-08:00</published><updated>2010-02-27T14:14:43.275-08:00</updated><title type='text'>BELAJAR DARI SEMUT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/S4mZACsCAYI/AAAAAAAAAEA/tMmWIEqBfJA/s1600-h/DSC03398.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/S4mZACsCAYI/AAAAAAAAAEA/tMmWIEqBfJA/s200/DSC03398.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443049850654556546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kawan pernahkan kau perhatikan semut yang merayap di dinding, lantai, atau tanah. Aku pernah, suatu ketika, ketika ingin solat Jum'at. Di dinding masjid banyak sekali semut merayap. Mereka berjalan berlawanan arah. Dan tahukah kalian apa yang ku saksikan. Mereka setiap kali berpapasan pasti saling beradu kepala. Yang ini ku maknai dengan salam atau bertegur sapa. Nah dari sini aku mendapat pelajaran bahwa semut ternyata sangat menjaga integritas dan persaudaraan dengan keramahan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain kesempatan dekat rumahku, dulu aku pernah melihat semut bersama-sama menggotong potongan roti, mereka kompak sekali, ada yang mendorong dengan berjalan maju, dan ada yang menarik mundur. Dari sini pula aku mengambil pelajaran bahwa ternyata semut itu sangat menjunjung tinggi semangat kebersamaan, kerjasama dan saling membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketila semut-semut itu telah berlalu, tahukah kau kawan, apa yang kemudian melintas dalam benakku.&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jika semut-semut itu dapat hidup dengan menjaga silaturahmi dan persaudaraan, serta bisa hidup rukun dengan saling membantu dan bekerja sama, bagaimana dengan kita manusia&lt;/span&gt;" Demikian tanyaku dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Semoga bisa jadi renungan...................&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-9179727933529373200?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/9179727933529373200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2010/02/belajar-dari-semut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/9179727933529373200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/9179727933529373200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2010/02/belajar-dari-semut.html' title='BELAJAR DARI SEMUT'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/S4mZACsCAYI/AAAAAAAAAEA/tMmWIEqBfJA/s72-c/DSC03398.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-560463115892841147</id><published>2009-12-18T14:13:00.000-08:00</published><updated>2009-12-18T14:15:51.630-08:00</updated><title type='text'>MARAKNYA TINDAK KEKERASAN TERHADAP TKI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/Syv_E5K2o7I/AAAAAAAAADY/t7ZGZetD_Ak/s1600-h/DSC00042.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/Syv_E5K2o7I/AAAAAAAAADY/t7ZGZetD_Ak/s200/DSC00042.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416703436374057906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bukan merupakan rahasia umum lagi, bahwa Indonesia merupakan Negara yang banyak mengirim tenaga kerjanya keluar negeri. Hampir dari setiap daerah di Indonesia turut ambil bagian sebagai pengirim TKI ke luar negeri. Negara yang menjadi tujuan TKI pun beragam, mulai dari negara-negara dikawasan Asia Tenggara, Asia, bahkan Eropa. Untuk negara-negara di kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura merupakan tujuan favorit para TKI.&lt;br /&gt;Besarnya jumlah TKI yang berangkat keluar negeri dimotivasi oleh berbagai iming-iming, salah-satunya adalah gaji yang tinggi. Namun tak jarang para TKI harus menanggung kekecewaan, karena mereka tidak mendapatkan apa yang dijanjikan. Justru tak jarang mereka ditelantarkan bahkan diperlakukan tidak wajar.&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini, kita sering mendengar banyak kasus perlakuan tak wajar yang dilakukan majikan kepada para TKI yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Bentuk perlakuan tak wajar ini modusnya beragam, mulai dari gaji yang tidak dibayar sampai perlakuan kasar dalam bentuk penyiksaan. Fenomena seperti ini sering kita saksikan di media baik cetak maupun elektronik yang meliput kejadian ini. Sasaran empuk tindak kekerasan ini khusunya TKI perempuan.&lt;br /&gt; Contoh kasus, baru-baru ini seperti diberitakan salah satu stasiun televisi swasta, Bagaimana seorang ibu yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jeddah Arab Saudi. Ia dianiaya oleh majikannya hanya karena tidak mendengar waktu si majikan memanggilnya. Lalu sang majikan pun dengan kasar menarik baju si ibu, hingga kakinya tertgantung, setelah itu ibu itu didorong hingga membentur benda keras, yang menyebabkan sekujur tubuh ibu ini luka-luka dan harus dibawa ke rumah sakit di Jeddah. Ada juga sebagian TKI yang sudah bertahun-tahun bekerja, namun gajinya tidak dibayar. Bahkan ada TKI yang meninggal dunia, sementara permasalahannya tidak jelas. Bisa dibayangkan betapa ini merupakan suatu bentuk kezoliman yang nyata. &lt;br /&gt;Bentuk tindak kekerasan yang terjadi pada para TKI yang dilakukan majikannya tak jarang hanya karena persoalan sepele.  Seperti contoh kasus tadi, hanya karena sang pembantu tidak mendengar panggilan lalu disiksa. Terlepas dari apakah memang hal-hal yang memang merupakan kesalahan pekerja, tindakan kekerasan tetap tidak  dibenarkan. &lt;br /&gt;Pemerintah selaku pengayom warga negaranya hendaknya memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini. Kemana lagi mereka bisa mengadu kalau bukan kepada pemimpin mereka. Cukup sudah TKI kita dianiaya, cukup sudah TKI kita disiksa. &lt;br /&gt;Para majikan harusnya juga memperhatikan hak-hak pekerja, jangan berbuat seenaknya.  Bukankah mereka juga memiliki hak yang sama. Ketika mereka melaksanan kewajibannya yakni bekerja, maka adalah suatu kewajaran bagi mereka untuk mendapatkan haknya (gaji). Sebagai majikan hendaknya juga bisa mengerti bahwa yang mereka pekerjakan bukanlah robot yang selalu siap 24 jam sehari. Mereka adalah manusia yang perlu istirahat dari lelah dan juga perlu menenangkan diri dari stres. Jika sikap saling pengertian ini bisa terwujud, maka kemungkinan terjadinya tindak kekerasan bisa ditekan jumlahnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-560463115892841147?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/560463115892841147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/12/maraknya-tindak-kekerasan-terhadap-tki.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/560463115892841147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/560463115892841147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/12/maraknya-tindak-kekerasan-terhadap-tki.html' title='MARAKNYA TINDAK KEKERASAN TERHADAP TKI'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/Syv_E5K2o7I/AAAAAAAAADY/t7ZGZetD_Ak/s72-c/DSC00042.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-3547686742967691784</id><published>2009-11-08T19:48:00.000-08:00</published><updated>2009-11-08T19:54:43.046-08:00</updated><title type='text'>KOBMASI 2009</title><content type='html'>KOBMASI kembali mengadakan kegiatan, tepatnya pada tanggal 02 November kemarin. Kobmasi yang pas berulang tahun tgl 1 November itu merayakan ULTAHnya yang pertama. Kemudian pada tanggal 06 November 2009, menggelar acara temu akrab bersama Mahasiswa Baru.....Buat teman-teman kami mengajak GABUNG YUUUK...Saatnya kita menjadi mahasiwa yang berintelektual..............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-3547686742967691784?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/3547686742967691784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/11/kobmasi-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/3547686742967691784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/3547686742967691784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/11/kobmasi-2009.html' title='KOBMASI 2009'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-6407446982530209642</id><published>2009-07-03T12:54:00.000-07:00</published><updated>2010-02-27T14:47:52.411-08:00</updated><title type='text'>Ayah ku Rusli Latif</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/Sk5j00f1FNI/AAAAAAAAACI/pPPOE-zOhng/s1600-h/DSC03121.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/Sk5j00f1FNI/AAAAAAAAACI/pPPOE-zOhng/s200/DSC03121.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354326766086591698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ayahku tercintaaaaaaaaaaaaaa&lt;br /&gt;.............Bapakku yang berkarakter tegas, namun arif ini selalu menasehatiku, aku masih ingat kata-katanya, “Ngah kau belajar ye batol-batol, itok kau dah kalas tige yang nantukan keberhasilan mu selama tige taun,” ujarnya. Dan ketika aku malas untuk berangkat ke sekolah karena hari hujan, ia akan menegurku dengan tegas,  “Yoh nak jadi ape kau ratinye? Tang lalu malas sekolah,” tegurnya.&lt;br /&gt; Bapakku adalah sosok yang sangat aku kagumi, dia seorang penganut agama yang taat, tegas, disiplin, dan berwibawa. Meskipun tidak memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi tapi wawasannya sangat luas, baik ketika bicara politik, apalagi masalah agama. Ia selalu di jadikan tempat bertanya oleh orang-orang yang sedang menghadapi masalah. Beliau seakan tak pernah kehabisan kata-kata ampuh untuk memberikan solusi terbaik terhadap permasalahan orang yang bertanya padanya. Tatapan matanya yang tajam dan di situlah letak kharismanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-6407446982530209642?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/6407446982530209642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/07/my-father.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/6407446982530209642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/6407446982530209642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/07/my-father.html' title='Ayah ku Rusli Latif'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/Sk5j00f1FNI/AAAAAAAAACI/pPPOE-zOhng/s72-c/DSC03121.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-5092713694482057083</id><published>2009-06-13T14:43:00.000-07:00</published><updated>2010-10-03T22:51:04.097-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEDIIIH'/><title type='text'>KISAH SEDIH</title><content type='html'>Hari itu aku dibangunkan lebih awal dari biasanya, ketika mataku ku buka, aku melihat sebuah tas besar penuh muatan tersandar di dinding. Aku masih merekam momen itu, hari itu hari rabu. Ketika matahari belum muncul, tapi cahaya samarnya sudah menerangi. Kulihat bapakku sudah berkemas dengan rapi. Ia mengenakan jacket merah, celana hitam lengkap dengan sepatu yang selalu disemprotnya dengan cat pylox agar berwarna hitam, karena sepatunya berwarna merah. Ibu dan kakakku duduk di ruang tengah,. Ya, hari itu aku harus berangkat kuliah juah nun di seberang sana, ke suatu tempat yang biasanya hanya ku lihat di tv, tapi kini aku akan menapakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lampu hijau pun telah menyala, menandakan aku harus segera berangkat meninggalkan....meninggalkan keluargaku, temanku, dan kampungku. Pagi itu merupakan pagi terakhir aku mendengar cicit burung yang mengisap sari bunga kelapa di-samping rumahku, dua batang pohon akasia rindang yang meneduhi halaman depan rumah tak akan kulihat lagi, aku tak bisa lagi mendengar kokok ayam jantan Cik Ilam yang biasa membangunkanku di pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menyalami dan mencium tangan ibuku, lalu kakakku. Aku tak menatap wajah mereka karena aku takut akan menangis sedih karena meninggalkan mereka. Aku sempat mau pamit dengan nenekku, tapi karena waktu itu masih sangat pagi mungkin ia masih tidur, sehingga aku tidak bertemu. Aku ingat seorang tetanggaku yang menghapiriku, ya aku ingat wajahnya, yang pada waktu itu tidak terlalu ku gubris karena hatiku yang galau. Dialah bang Rasyid penduduk desaku yang berasal dari Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hatiku sedang berkecamuk, sedih bercampur menjadi satu. Aku menundukan kepalaku yang ditutupi helm berwarna biru, helm favoritku. Suara bapakku menyadarkanku kalau harus segera berangkat. “ Selamat tinggal ,” batinku dalam hati, tanpa aku sadari butir-butir bening keluar dari mataku. Aku begitu sulit meninggalkan mereka semua, padahal aku hanya pergi satu tahun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-5092713694482057083?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/5092713694482057083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/06/hari-itu-aku-dibangunkan-lebih-awal.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/5092713694482057083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/5092713694482057083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/06/hari-itu-aku-dibangunkan-lebih-awal.html' title='KISAH SEDIH'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-8233020696858784765</id><published>2009-04-14T08:35:00.001-07:00</published><updated>2010-01-27T03:31:09.534-08:00</updated><title type='text'>SAHABAT</title><content type='html'>Manusia selama hidupnya tak bisa hidup sendiri-sendiri mereka membutuhkan teman untuk berbagi dan saling melengkapi. Seorang sahabat sejati kadang tak ragu mengorbankan kepentingannya demi sahabatnya. Kita telah banyak mendengar kata-kata puitis yang membicarakan indahnya persahabatan. Salah satu contohnya penulis meminjam istilah Sidentosca yang mengatakan persahabatan bagai kepompong. Dan masih banyak lagi kata yang menceritakan tentang persahabatan ini. Namun bila kita melihat kondisi real dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak  orang khususnya anak muda yang belum menyadari arti pentingnya persahabatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-8233020696858784765?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/8233020696858784765/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/04/sahabat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/8233020696858784765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/8233020696858784765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/04/sahabat.html' title='SAHABAT'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-1254825465462221564</id><published>2009-04-10T16:57:00.001-07:00</published><updated>2009-04-11T06:55:02.057-07:00</updated><title type='text'>AKU TAU. . . !!!</title><content type='html'>Aku tau....... Aku tau bahwa aku manusia. Aku tau bahwa aku mahluk. Aku tau pasti ada khalik. &lt;br /&gt;Aku tau kalau malam itu gelap. Aku tau api itu panas. Aku tau siang itu terang. Aku tau air itu dingin. Aku tau alunan lagu itu merdu. Aku tau ayam itu berkokok. Aku tau kuda itu meringkik. Aku tau itu suara mobil. Aku tau itu suara orang menggoreng. Aku tau halilintar pertanda hujan. Aku tau ombak di laut. Aku tau pasir di pantai. Aku pun tau batu di gunung. Aku tau bunga itu harum. Aku tau kentut itu bau. Aku tau merah itu merah. Aku juga tau ada yang berwarna kuning. Rumput di  taman ku hijau. Aku tau warna langit biru. Ku juga tau kaca itu bening. Hai... Aku juga tau gula rasanya manis. Cuka itu asam. Yang asin adalah garam. Aku tau kursi ini empuk. Aku tau lantai rumahku halus. Aku tau kerikil itu terjal. Aku tau itu semua. Aku tau itu semua. Aku tau itu semua. Aku tau karena diajarkan. Ku tak pernah tau tanpa belajar. Kata guru ku,ilmu ini tentang panca indera. Belakangan aku juga tau, yang hidup akan mati. Sebagaimana yang terbit pasti tenggelam... Aku juga tau ada kehidupan sesudah mati, yang setiap orang dimintai pertanggungjawaban. Aku juga tau ada yang namanya dosa dan ada pahala. Maka kemudian aku beramal dengan ilmu yang kumiliki. Agar hidup setelah mati nanti aku tidak merugi.......!!!&lt;br /&gt;S E K I A N&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-1254825465462221564?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/1254825465462221564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/04/aku-tau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/1254825465462221564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/1254825465462221564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/04/aku-tau.html' title='AKU TAU. . . !!!'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-3446502971698518867</id><published>2009-04-08T10:06:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T10:21:53.150-07:00</updated><title type='text'>cerita sedih</title><content type='html'>Sekapur sirih&lt;br /&gt;Catatan ini berisi kenangan manis dan pahit selama aku sekolah, bukan merupakan suatu hal yang bersifat fiktif, tapi ini suatu realitas yang nyata.&lt;br /&gt; Semoga tulisan ini bermanfaat, bagi para pembaca. Ku spesialkan tulisan ini untuk adikku Fadly yang sebentar lagi menempuh ujian. Di sini saudaramu hanya bisa berdo’a semoga kamu berhasil. Dan jangan berhenti berusaha.&lt;br /&gt; Kepada kedua orang tuaku, catatan ini kudedikasikan. Tak mungkin bisa kubalas apa yang telah kalian berikan. Kalian adalah matahariku, sumber inspirasi yang selalu memberi tanpa pamrih. Akhirnya dari seorang anak yang bisanya hanya selalu meminta kepadamu kuucapkan terima kasih yang tak terhingga. Kaulah anugerah terbesar dalam hidupku.&lt;br /&gt;Dan yang telah memberikan dukungan moril maupun materil. Kakakku yang berjiwa besar. Adikku Heri yang berfikiran dewasa dan selalu membantu orang tua, aku bangga padamu! Nekwanku yang penuh kasih, dan semua yang tak bisa kusebut satu per satu. Kuucapkan terima kasih padamu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Malang,    Maret 2009&lt;br /&gt;    Penulis,&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-3b5bfdfdce8b0106" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v13.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D3b5bfdfdce8b0106%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331308396%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D4EF2DDBA98739E98CB568DFDF557D1F2844E8025.37968D6BAF2D0E050B230CD1E0548A5EFD3BF648%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D3b5bfdfdce8b0106%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DJqre6-F08dzY3iOt3YVZSS8gykI&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v13.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D3b5bfdfdce8b0106%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331308396%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D4EF2DDBA98739E98CB568DFDF557D1F2844E8025.37968D6BAF2D0E050B230CD1E0548A5EFD3BF648%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D3b5bfdfdce8b0106%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DJqre6-F08dzY3iOt3YVZSS8gykI&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-3446502971698518867?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=3b5bfdfdce8b0106&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/3446502971698518867/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/04/cerita-sedih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/3446502971698518867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/3446502971698518867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/04/cerita-sedih.html' title='cerita sedih'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-600046289307793204</id><published>2009-03-31T19:37:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T19:47:17.833-07:00</updated><title type='text'>JERITAN HATI KU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SdLVhJ7FBgI/AAAAAAAAAB4/ngvUoi6XbVI/s1600-h/GW.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SdLVhJ7FBgI/AAAAAAAAAB4/ngvUoi6XbVI/s200/GW.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319548875454088706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;     Tertatih langkah memberati ingatanku ketika mengenangmu. Detik berlalu cepat tanpa pernah menoleh lagi.Sebuah harapan kuyakinkan ketika kau mengangguk pasti menatapku penuh makna... Segera kebimbangan itu pun sirna.Kini setelah lama berlalunya waktu, ia datang lagi menerpaku karena takut anggukanmu terhapus oleh jarak dan waktu. Berilah ia setitik penyejuk jiwa, dengan penuh cinta yakinkan ia...!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Pagi kembali menyapa, menyambut pekatnya malam. Sinar keemasan itu pun luruh jua,membasuh sejuk beningnya embun, melukis wajah cantikmu di pucuk-pucuk rerumputan. Sejuta asa kembali singgah menggugah hasratku yang sesaat mati tersayatkepalsuan. Masuk membias raga memberati langkahku, tak sekalipun ku menyerah seperti kemarin, hari ini, esok ataupun lusa. Di mana nafas hidupku masih berhenbus, selama cwaktu masih berikanku kesempatan, selalu dan selalu ku akan terus menyayangimu. Meskipun ku telah tau kau tak lagi memiliki rasa yang sama denganku.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-600046289307793204?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/600046289307793204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/03/jeritan-hati-ku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/600046289307793204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/600046289307793204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/03/jeritan-hati-ku.html' title='JERITAN HATI KU'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SdLVhJ7FBgI/AAAAAAAAAB4/ngvUoi6XbVI/s72-c/GW.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-5286131186209485794</id><published>2009-03-25T11:16:00.000-07:00</published><updated>2009-03-26T07:58:27.625-07:00</updated><title type='text'>KRISIS KUADRAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/ScuX8XJ1FBI/AAAAAAAAABY/UegBUlE4VzI/s1600-h/J-Rock+Star(17).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/ScuX8XJ1FBI/AAAAAAAAABY/UegBUlE4VzI/s200/J-Rock+Star(17).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317510848304190482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Krisis, kata ini sekarang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Begitu banyak dibicarakan orang, dari masyarakat kecil terlebih orang-orang besar seperti pemerintah dan pejabat. Di negara kita tercinta yaitu Indonesia kita melihat hampir di semua bidang telah dilanda krisis. Mulai dari krisis moneter sampai dengan krisis harga diri (moral). &lt;br /&gt;      Betapa tidak ketika kita lihat di bidang moneter ekonomi kita terpuruk, walaupun sebagian pihak mengklaim bahwa ekonomi sudah membaik, namun keanyataanya tidaklah demikian. Di bidang kesehatan, kita saksikan banyak orang sakit yang tidak dibawa kerumah sakit lantaran biaya pengobatan yang mahal. Moral anak muda yang semakin parah, pergaulan bebas, anarkis, tauran dan sebagainya.Dan masih banyak lagi krisis-krisis lainnya.&lt;br /&gt;      Salah satu penyebab mengapa krisis-krisis ini terjadi adalah krisis yang sangat mendasar sekali, yaitu krisis keteladanan. Mengapa krisis keteladanan? Karena manusia dalam hidupnya sangat membutuhkan teladan atau contoh sebagai acuan untuk melakukan sesuatu. Tanpa contoh mungkin mereka bisa melakukannya, namun bisa dipastikan akan menemui kesulitan dan salah langkah. Dan mengapa krisis keteladanan ini terjadi di Indonesia, yang sebagian besar penduduknya beragama Islam ini. Bukankah dalam Al Quran telah disebutkan bahwa telah  ada contoh teladan yang sangat baik.&lt;br /&gt;       Dialah baginda Nabi Besar nan mulia Muhammad SAW yang harus kita teladani. Bahwa beliau telah memberikan contoh bagaimana menyikapi hidup di dunia ini dengan tepat. Beliau berprofesi di segala aspek kehidupan. Mulai dari penggembala sampai memimpin umat ini, dan kita lihat prestasi yang telah beliau capai, dalam waktu yang sangat singkat beliau bisa menciptakan suatu peradaban yang sangat tinggi. (minazzulumaa ti ilannur). Dan agaknya kesadaran kitalah yang mungkin kurang untuk bagaimana meneladani beliau.&lt;br /&gt;       Satu hal yang penting untuk meneladani beliau adalah, jangan berasumsi bahwa kita tidak mungkin bisa mencontoh baliau,dengan alasan karena Nabi merupakan manusia pilihan Allah SWT. Sehingga ini menjadi kamuflase dari kelemahan kita. Tanpa memungkiri bahwa memang benar Nabi Muhammad adalah utusanNya, kita tetap bisa mencontoh beliau, asalkan kita bersungguh-sungguh, sebab Allah SWT tidak mungkin menyuruh manusia melakukan sesuatu di luar kesanggupan manusia itu sendiri. Allah telah menegaskan bahwa Nabi Muhammad adalah dari jenis kita sendiri yaitu manusia. Jadi sangat mungkin manusia mencontoh manusia. Maka kemudian jika kita bisa menerapkan apa yang dianjurkan Baginda Nabi, maka insyaallah, negara ini akan keluar dari krisis kuadrat ini......wallahualam......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-5286131186209485794?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/5286131186209485794/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/03/krisis-kuadrat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/5286131186209485794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/5286131186209485794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/03/krisis-kuadrat.html' title='KRISIS KUADRAT'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/ScuX8XJ1FBI/AAAAAAAAABY/UegBUlE4VzI/s72-c/J-Rock+Star(17).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-6960746901909616608</id><published>2009-03-25T10:37:00.001-07:00</published><updated>2009-03-25T11:06:11.386-07:00</updated><title type='text'>MAKALAH DIKLAT (POP CORN)</title><content type='html'>POP CORN&lt;br /&gt;DISUSUN UNTUK MEMENUHI SYARAT MENGIKUTI &lt;br /&gt;DIKLAT HMJ TIP 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DISUSUN &lt;br /&gt;O&lt;br /&gt;L&lt;br /&gt;E&lt;br /&gt;H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KELOMPOK V (LIMA)&lt;br /&gt;POP CORN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKULTAS PERTANIAN &lt;br /&gt;JURUSAN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN&lt;br /&gt;UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI &lt;br /&gt;MALANG 2008D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kata Pengantar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Alhamdulillah, segala puji kehadirat Allah SWT, Tuhan yang YME. Atas izin dan pertolongannyalah sehingga makalah ini dapat diselesaikan. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW, yang atas jasa Beliau telah membawa kita dari zaman kejahiliahan ke jaman yang penuh dengan intelektual ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Penyusun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu penyelesaian makalah ini,baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Dalam penyusunan makalah ini banyak terdapat kekurangan dan kekeliruan, untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan untuk perbaikan penyusunan makalah selanjutnya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penyusun khususnya dan pembaca umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Malang, 04 Desember 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Penyusun,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Seperti kita ketahui pop corn memang banyak digemari orang, pada saat menonton televisi atau ketika bersantai. Pop corn selain rasanya yang khas juga mengandung nilai gizi yang cukup tinggi, inilah yang menjadi alasan mengapa banyak orang menggemarinya. Pop corn mengadung lemak, vitamin B1, B2, serta sejumlah kecil protein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUJUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengenal pop corn&lt;br /&gt;Mengetahui kandungan gizi pop corn&lt;br /&gt;Melihat keunggulan dan kelemahan pop corn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. PEMBAHASAN    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Beberapa tahun belakangan ini kita bisa melihat bahwa industri makanan di Indonesia sangat berkembang mulai dari produk roti, es krim, donut, dan lainnya. Mendengar nama Jagung mungkin banyak orang yang masih menganggap sebagai makanan ndeso dan kuno, kalah pamor dari makanan ringan lain yang telah dikembangkan secara modern. Namun jangan salah, kini jagung  berpotensi untuk berkembang menjadi suatu bisnis modern dan menjanjikan, yang dimaksud bukanlah jagung rebus namun Pop Corn. Apalagi di kota-kota besar penggemar Pop Corn sangat besar mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.1. CARA MEMBUAT POP CORN&lt;br /&gt;POP CORN snack yang murah dan mudah membuatnya, buat selingan di saat nonton tv atau kumpul bareng anggota keluarga.&lt;br /&gt;BAHAN:&lt;br /&gt;200 gr jagung pop corn &lt;br /&gt;60 gr mentega/margarin&lt;br /&gt;2 tetes pewarna sesuai selera (jika suka)&lt;br /&gt;1 sdt garam halus&lt;br /&gt;1/2 sdt bumbu kaldu instan/vetsin (jika Suka)&lt;br /&gt;CARA MEMBUAT:&lt;br /&gt;1. Panaskan 1 sendok makan mentega/margarin, masak hingga meleleh, tambahkan, garam dan bumbu kaldu instan, tuang pewarna, aduk rata.&lt;br /&gt;2. Masukkan satu genggam jagung popcorn, aduk rata. Tutup rapat dan sesekali wajan diangkat sambil digoyang-goyang. Tunggu beberapa saat hingga terdengar bunyi letusan-letusan. Setelah semua jagung meletus dan tidak terdengar lagi bunyi letusan, angkat pop corn dan biarkan dingin.&lt;br /&gt;3. Simpan Berondong jagung dalam stoples atau kemasan kedap udara. &lt;br /&gt;Untuk 200 gr&lt;br /&gt;Tip:&lt;br /&gt;*Jagun pop corn sebaiknya di jemur dulu sebelum di buat berondong agar jagung bisa mengembang dengan baik.&lt;br /&gt;* Jangan memasukan jagung terlalu banyak, karena matangnya tidak rata.&lt;br /&gt;* Jika tidak punya alat membuat pop corn, gunakan wajan tebal/teflon tebal. Tutup rapat atasnya dengan tutup panci.&lt;br /&gt;* Usahakan selalu menggoyang wajan selama memasak agar bumbu tercampur rata dan jagung rata mekarnya. &lt;br /&gt;B.Mengenal salah satu merk pop corn (Jolly time)&lt;br /&gt; Salah satu merk pop corn yang terkenal adalah Jolly Time. Yang kini hadir di Indonesia dan menawarkan bisnis jagung Pop Corn asli Amrik. International brand, Low investment, low risk and high return.&lt;br /&gt; Seiring perkembangan jaman tentunya ekspektasi konsumen akan produk baru juga berkembang. Mereka tidak hanya menginginkan Pop Corn yang biasa saja tetapi juga memiliki variasi rasa yang lebih banyak, unik dan cepat. Nah, menjawab ekspektasi tersebut kini telah hadir Jolly Time, merek Pop Corn  asal Amerika yang sudah sangat melegenda secara internasional dan sudah ada di 50 negara di dunia&lt;br /&gt; Sekedar mengingatkan, di negeri asalnya Jolly Time adalah produk dari American Pop Corn Company yang sudah ada sejak 1914 dengan pabriknya berlokasi di Sioux City, Iowa, Amerika Serikat.Jolly Time memang berbeda dengan Pop Corn pada umumnya. Perbedaannya adalah selain di teknologi juga packaging dan varian rasanya yang mengikuti selera konsumen. Proses masak Jolly Time Pop Corn sangatlah simple, tidak rumit layaknya memproses Pop Corn  tradisional yang membutuhkan panci, minyak, mentega, garam, gula, dan sebagainya. Pop Corn Jolly Time diproses menggunakan teknologi Microwave sehingga proses masaknya sangat cepat, kurang dari 3 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.1. KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN POP CORN&lt;br /&gt;Keunggulan pop corn terletak pada rasanya yang khas serta mengandung antara lain:&lt;br /&gt;Lemak&lt;br /&gt;vitamin B1&lt;br /&gt;vitamin B2&lt;br /&gt;protein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan pop corn&lt;br /&gt;Menurut Penelitian yang dilakukan National Institute of Environmental Health Sciences (NIEHS), sebagai bagian National Institutes of Health menguji kandungan diacetyl dalam popcorn. Penelitian menggunakan tikus sebagai subjek. Diacetyl merupakan komponen mentega buatan dan menyebabkan kondisi lymphocytic bronchiolitis. Walaupun renyah dan terasa gurih, Anda harus berhati-hati terhadap kandungan yang terdapat di dalamnya. Bahan kimia yang digunakan untuk memberikan rasa gurih pada popcorn dapat merusak paru-paru dan saluran pernapasan pada tikus.&lt;br /&gt;Kondisi tersebut merupakan pemicu utama obliterative bronchiolitis atau “popcorn lung”. Gangguan tersebut membuat susahnya sirkulasi udara di paru-paru. Meskipun masih jarang dan diperdebatkan, beberapa produsen pop corn menggunakan bahan tambahan untuk memberikan rasa gurih. Produsen menggunakan konsentrat untuk memberikan rasa gurih dan pekerja menghirup asap dari pop corn yang masih panas.Dan berdasarkan penelitian dari NIEHS terungkap bahwa penelitian tikus di laboratorium yang menghirup udara yang tercemar diacety lselama tiga bulan, lama-kelamaan berisiko mengalami lymphocytic bronchiolitis.&lt;br /&gt;“Penelitian bertujuan untuk melihat diacetyl sebagai racun di pernapasan yang memengaruhi kesehatan tubuh manusia,” tutur Ketua Peneliti dari NIEHS Daniel Morgan.&lt;br /&gt; Ada juga penelitian yang tercatat dalam journal Toxicological Sciences, peneliti mengungkapkan karyawan pembuat popcorn yang terpapar diacetyl berisiko mengalami obliterative bronchiolitis. Sekali terserang penyakit ini, agak sulit untuk menangani karena gejala-gejala yang dirasakan tidak jelas. Gejala-gejala yang mengindikasikan bisa berupa batuk, napas pendek dan napas berbunyi, serta semakin buruk.&lt;br /&gt; Untuk mengantisipasi dampak buruk dari penggunaan diacetyl, US Centers for Disease Control and Prevention menyerukan Occupational Safety and Health Administration agar membatasi penggunaan bahan kimia tersebut.&lt;br /&gt;“Seharusnya, konsumen tidak mendapatkan diacetyl berlebihan. Sebaiknya masyarakat membuat sendiri popcorn karena dapat membatasi penggunaan diacetyl,” saran Morgan.Kendati demikian, belum ada data yang menyebutkan dampak diacetyl pada konsumen. Dalam catatan Morgan, tikus hanya bernapas melalui hidung. Tentu saja, berbeda dengan manusia. Sebenarnya batasan penggunaan diacetyl sudah mulai digaungkan mulai tahun lalu. Penelitian sebelumnya juga mengungkapkan bahaya penggunaan bahan tambahan pembuat rasa gurih popcorn.&lt;br /&gt;C. PENUTUP&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt; Pop corn di jaman sekarang sudah sangat di kenal, Ia telah menjadi camilan wajib bagi kebanyakan orang ketika sedang menonto tv atau bioskop. Pop corn banyak mengandung vitamin dan protein. Tapi jangan terlalu sering mengkonsumsi pop corn, karna kandungan  diacetylnya diduga kuat dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Untuk konsumsi, lebih aman mengkonsumsi pop corn buatan sendiri,karena kadar diacetyl nya dapat dikontrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.tanyadokter.com&lt;br /&gt;www.budiboga.blogspot.com&lt;br /&gt;www.plasawaralaba.com&lt;br /&gt;www.awrawpitis.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-6960746901909616608?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/6960746901909616608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/03/makalah-diklat-pop-corn.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/6960746901909616608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/6960746901909616608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/03/makalah-diklat-pop-corn.html' title='MAKALAH DIKLAT (POP CORN)'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-1531009962443762320</id><published>2009-03-25T09:34:00.000-07:00</published><updated>2009-06-28T06:47:35.181-07:00</updated><title type='text'>KOBMASI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/ScuWTftH6yI/AAAAAAAAABQ/_tzFVEnO70E/s1600-h/1_891083670l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 96px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/ScuWTftH6yI/AAAAAAAAABQ/_tzFVEnO70E/s200/1_891083670l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317509046713445154" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KOBMASI &lt;/span&gt;dibentuk pada tanggal 1 November 2008, KOBMASI adalah singkatan dari Kelompok Belajar Mahasiswa Intelektual. Diprakarsai oleh beberapa mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Sambas yang sedang menempuh studi di kota Malang Jawa Timur.&lt;br /&gt;Mengapa KOBMASI  dibentuk?&lt;br /&gt;Setidaknya ada dua tujuan dibentuknya KOBMASI, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus.&lt;br /&gt;Tujuan umum: &lt;br /&gt;Bahwa manusia adalah mahluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Tidak dipungkiri bahwa mahasiswa sebagai civitas akademika yang dalam kesehariannya bergelut dengan perkuliahan, tidak menutup kemungkinan pada suatu saat akan mengalami kendala atau kesulitan yang tidak bisa diselesaikan sendiri. Atas asumsi ini maka kemudian KOBMASI dibentuk.&lt;br /&gt;Alasan khusus:&lt;br /&gt;1. Meningkatkan keimanan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;2. Memfasilitasi mahasiswa yang gemar berdiskusi.&lt;br /&gt;3. Melatih diri untuk berorganisasi.&lt;br /&gt;4. Menumbuhkan sikap jujur dan bertanggung jawab.&lt;br /&gt;5. Mempererat persaudaraan antar sesama mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KELOMPOK BELAJAR MAHSISWA INTELEKTUAL&lt;br /&gt;(KOBMASI)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jl. Tlogo Suryo 5, No 46 A. Jl. Tlaga Warna blok D, No 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pada hari ini di Komisariat 1 KOBMASI  Jl. Tlogo Suryo 5, No 46 A, telah dilaksanakan  rapat pembahasan agenda KOBMASI tahun 2008/2009 (periode II). Adapun agenda yang dibahas adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Pergantian pengurus periode I &lt;br /&gt;2. Menentukan program kerja periode II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dari rapat tersebut ditetapkan susunan kepengurusan Kelompok Belajar Mahasiswa Intelektual (KOBMASI) untuk periode II adalah sebagai berikut: &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 1. Ketua :IKHSAN&lt;br /&gt; 2. Sekretaris:   JUANDA&lt;br /&gt; 3. Bendahara :   TRIADI&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Serta program kerja yang telah disepakati untuk dilaksanakan yaitu:&lt;br /&gt;  Diskusi rutin setiap malam Sabtu&lt;br /&gt;  Shalat Isya berjama’ah&lt;br /&gt;  Mengadakan Yasinan akbar &lt;br /&gt;  Diskusi diadakan di dua tempat yaitu:&lt;br /&gt;- Komisariat 1 Jl. Tlogo Suryo 5, 46 A&lt;br /&gt;- Komisariat 2 Jl. Tlaga Warna blok D, No 1&lt;br /&gt;  Iuran wajib Rp. 5000/ bulan. Dibayar paling lambat tgl 25 setiap bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Demikan berita acara ini dibuat dengan sebenar-benarnya, jika dikemudian hari terdapat kekeliruan akan diperbaiki sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Malang, 20 Maret 2009&lt;br /&gt; Ketua,    Sekretaris,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; IKSAN     JUANDA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR NAMA ANGGOTA KOBMASI&lt;br /&gt;NO NAMA&lt;br /&gt;1 ADI SISWANTO&lt;br /&gt;2 JUANDA&lt;br /&gt;3 RAZALI&lt;br /&gt;4 DARMALUDIN&lt;br /&gt;5 SUDI&lt;br /&gt;6 SUHAIMI&lt;br /&gt;7 NUR AKBAR SETIAWAN&lt;br /&gt;8 OLGA SARID&lt;br /&gt;9 SURIADI&lt;br /&gt;10 SUGENG&lt;br /&gt;11 IKHSAN&lt;br /&gt;12 FRENGKY&lt;br /&gt;13 JUNIARDI&lt;br /&gt;14 TRIADI&lt;br /&gt;15 TINO&lt;br /&gt;16 FERY&lt;br /&gt;17 RIDWAN&lt;br /&gt;18 FITYAN MIZFAR &lt;br /&gt;19 HEDI NARTA&lt;br /&gt;20 FRANSISKUS XAVERIUS LAKA&lt;br /&gt;21 OBI&lt;br /&gt;22 &lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-8d7464c191851441" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v23.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D8d7464c191851441%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331308396%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D4E5836FA7D42692F7829A63B2006195F038C2DB5.3EDA7B9EFF8D1AE58794CEC4163D6D46B228FCBE%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D8d7464c191851441%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DQObyL0zRMBlFIhsGC6jI3nOFEy4&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v23.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D8d7464c191851441%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331308396%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D4E5836FA7D42692F7829A63B2006195F038C2DB5.3EDA7B9EFF8D1AE58794CEC4163D6D46B228FCBE%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D8d7464c191851441%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DQObyL0zRMBlFIhsGC6jI3nOFEy4&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-1531009962443762320?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=8d7464c191851441&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/1531009962443762320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/03/kelompok-belajar-mahsiswa-intelektual.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/1531009962443762320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/1531009962443762320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/03/kelompok-belajar-mahsiswa-intelektual.html' title='KOBMASI'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/ScuWTftH6yI/AAAAAAAAABQ/_tzFVEnO70E/s72-c/1_891083670l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-2271532884122632800</id><published>2009-03-25T08:38:00.000-07:00</published><updated>2009-03-25T11:13:56.676-07:00</updated><title type='text'>SUMBERDAYA  ALAM  INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/ScpSHt0aHbI/AAAAAAAAABI/_pIiJ9_pyvc/s1600-h/1_413292636l.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/ScpSHt0aHbI/AAAAAAAAABI/_pIiJ9_pyvc/s200/1_413292636l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317152602576264626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pengelolaan Sumber daya alam Indonesia Lebih Banyak Memberikan Keuntungan Terhadap Pihak Asing&lt;br /&gt; Negara kita Indonesia memang banyak memiliki sumberdaya alam yang terkandung di buminya. Kita melihat bahwa memang banyak pengelolaan sumberdaya alam Indonesia yang lebih menguntungkan pihak asing. Kalau dikaji ternyata salah satu penyebabnya adalah teknologi yang ada di negara ini belum memadai. Ditambah lagi faktor sumberdaya manusia juga belum begitu mendukung, sehingga hal ini membuka peluang besar bagi pihak asing untuk berinvestasi di Indonesia. Katakanlah PT. Free Port di Papua yang sebagian besar hasilnya justru dinikmati bangsa asing.  Menyikapi keadaan seperti ini, maka perlu adanya suatu upaya yang sungguh-sungguh dari seluruh bangsa, untuk bagaimana kita belajar dan terus belajar dalam rangka menigkatkan teknologi agar setaraf dengan bangsa asing tersebut. Tanggung jawab manajemen sumber daya tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi masyarakat sipil dan swasta memiliki tanggung jawab yang setara namun tidak sama untuk mengelola Indonesia. Sumber daya alam tidak akan dapat berkontribusi banyak bagi perikehidupan masyarakat maupun Negara jika tidak diolah untuk menciptakan nilai ekonomi.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt; Berbicara masalah langkah-langkah yang harus dilaksanakan rakyat dalam pengelolaan sumberdaya alam adalah:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;Menumbuhkan  rasa memiliki yang tinggi terhadap sumberdaya alam yang ada,  sehingga secara sadar akan mengelola sumberdaya alam dengan baik.&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;Mempelajari  ilmu dan teknologi tentang bagaimana mengelola sumberdaya alam .&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;Mempelajari  karakteristik alam seperti keadaan tofografi, iklim, cuaca, serta  unsur hara yang terkandung di dalam tanah.&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;Tidak mudah  terpengaruh oleh iming-iming pihak asing yang menjanjikan  keuntungan-keuntungan.&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-2271532884122632800?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/2271532884122632800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/03/pengelolaan-sumber-daya-alam-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/2271532884122632800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/2271532884122632800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/03/pengelolaan-sumber-daya-alam-indonesia.html' title='SUMBERDAYA  ALAM  INDONESIA'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/ScpSHt0aHbI/AAAAAAAAABI/_pIiJ9_pyvc/s72-c/1_413292636l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5459308594395650263.post-251290331671386198</id><published>2009-03-06T19:15:00.000-08:00</published><updated>2009-03-06T19:46:29.529-08:00</updated><title type='text'>READING</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;(BY READING YOU CAN EXPLORE THE WORLD)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Hello, today I'll try to tell you something about reading. Even some people have several opinion about reading. But I think, it's important to add again and again!&lt;br /&gt;Ok, Friend I will start with:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What is reading, Ops.... But, before I say more about reading, I'll test you. What is reading?......&lt;br /&gt;Reading is an activity to understand the text. Many people think that reading is an easy activity, but I think that opinion is false, reading will be easy if it has become a habit. Do you agree with me? Next. At the moment there are many people in the world read. They are read for several reasons, it depends on the destination and the aim. Students read to pass the exam, news reporter read because reading is their job and more.&lt;br /&gt;    But, do oyu know what is the konsequence of being unable people to read? And what is the advantages of being able people to read? I think you are known it. Finally, I want to invite you all. Let's read!!!......... From know on. Make growth it be your hobby. OK. ( maaf baru belajar bahasa Inggris nih )&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5459308594395650263-251290331671386198?l=juanruslispd.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://juanruslispd.blogspot.com/feeds/251290331671386198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/03/reading.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/251290331671386198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5459308594395650263/posts/default/251290331671386198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://juanruslispd.blogspot.com/2009/03/reading.html' title='READING'/><author><name>juanda rusli latif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06285344330355365195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_AiQKTC7HGf8/SwydNOEhKLI/AAAAAAAAAC4/oJ-SCoIkAbQ/S220/DSC03398.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
